Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Bandel, Banyak Warga Ketahuan Beraktivitas di Dalam Alun-Alun Kota Malang

Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, Wali Kota Malang telah memberikan aturan bahwa seluruh taman kota ditutup untuk umum.

hayu yudha prabowo/suryamalang.com
Oknum warga saat mencoba menerobos masuk Alun-Alun Kota Malang, Selasa (23/2/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Rifky Edgar
Editor Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Dalam rangka mencegah penyebaran Covid-19, Wali Kota Malang telah memberikan aturan bahwa seluruh taman kota ditutup untuk umum.

Penutupan tersebut berlaku dari awal Covid-19 menyebar di Kota Malang sampai batas waktu yang belum ditentukan.

Sejumlah taman kota dipagari dengan menggunakan tali rafia, maupun tali seadanya sebagai tanda agar masyarakat tidak beraktivitas di dalamnya.

Akan tetapi, dalam beberapa hari terakhir ini, cukup banyak terlihat aktivitas masyarakat yang berada di taman kota, salah satunya Alun-Alun Kota Malang.

Banyak masyarakat yang duduk di bawah rerumputan, maupun ada yang hanya sekedar lewat dengan melompati tali pembatas.

Hal tersebut juga kerap ditemui di sejumlah taman kota lain di Kota Malang, di mana tali yang biasanya digunakan sebagai tanda larangan masuk telah dirusak oleh orang yang tidak bertanggungjawab.

"Sebenarnya kami dari Satpol PP sudah rutin keliling setiap hari untuk memantau kondisi yang ada. Cuma untuk tadi pagi memang ada unjuk rasa. Sehingga konsentrasi kami fokus ke unjuk rasa," ucap Kasi Operasi dan Penindakan Satpol PP Kota Malang, Antonio Viera, Selasa (23/2).

Pria yang akrab disapa Anton tersebut menyampaikan, bahwa sebenarnya sudah ada petugas Satpol PP yang berjaga di taman kota seperti di Alun-Alun Kota Malang.

Selain berjaga, petugas biasanya juga mengimbau masyarakat yang akan masuk ke dalam area taman Alun-Alun Kota Malang.

Imbauan tersebut berupa halauan dan mengedukasi masyarakat, agar tidak beraktivitas ke dalam taman kota yang bisa berpotensi menyebabkan kerumanan dan penyebaran Covid-19.

"Kalau penindakan tidak ada. Hanya kami menghalau saja. Cuma tadi ada unjuk rasa. Jadi konsentrasi kami tertuju ke sana," ucapnya.

Sementara itu, Wali Kota Malang, Sutiaji menyampaikan bahwa penutupan taman kota tersebut dilakukan guna mencegah penyebaran Covid-19.

Penutupan taman kota tersebut juga dilakukan sampai batas waktu yang belum ditentukan.

"Biar ditutup dulu. Nanti kalau dibuka siapa yang akan memantau. Jadi biar tutup sementara biar tidak ada kerumunan sampai pandemi ini benar-benar selesai," tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved