Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Emosi dan Depresi Karena Dikurung Istri Siri di Rumah di Surabaya, Pria Ini Hajar Anak Tiri

Nanang Iskandar (26) hanya bisa memendam emosi dan depresi selama dikurung istri sirinya di dalam kamar rumah di Ploso, Tambaksari, Surabaya.

SURYAMALANG.COM/FIRMAN RACHMANUDIN
Barang bukti bocah berusia 5 tahun di rumah Ploso, Tambaksari, Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Nanang Iskandar (26) hanya bisa memendam emosi dan depresi selama dikurung istri sirinya di dalam kamar rumah di Ploso, Tambaksari, Surabaya.

Saat itu Nanang hanya bersama anak tirinya berinisial NN (5).

Selama bersama Nanang, NN rewel dan sering menangis karena minta mainan.

Karena tak tahan menghadapi kerewelan NN, Nanang menghajar anak tirinya tersebut.

Video viral penganiayaan tersebut telah beredar di media sosial.

Setelah sadar video viral tersebut beredar, Nanang pulang ke rumahnya di Indramayu.

Polisi nang Nanang di perkebunan daerah Indramayu pada Minggu (21/2/2020).

"Saya khilaf. Saat itu saya juga dikurung oleh istri saya di dalam kamar. Sedangkan anaknya rewel dan menangis terus minta mainan."

"Padahal saya tidak bekerja. Susah mencari kerja," kata Nanang kapda SURYAMALANG.COM di Polrestabes Surabaya, Senin (22/2/2021).

Nanang juga depresi karena sering dikurung di dalam kamar oleh ibu korban sekaligus istri sirinya.

Hal itu yang membuat Nanang memukul korban karena tidak tahan dengar suara tangisnya.

Kasatreskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Oki Ahadian mengatakan pihaknya menelusuri jejak dan keterangan para saksi untuk penangkapan tersangka.

"Tim bergerak setelah mendapat informasi alamat rumah tersangka. Saat didatangi, tersangka ada di Indramayu," ujar Oki.

Saat ini korban dititipkan ke ayah kandungnya karena emosi ibunya labil.

"Alhamdulillah, kondisi korban sudah membaik," terangnya.(FIRMAN RACHMANUDIN)

Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved