Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Kejanggalan Sikap Perawat yang Diduga Remas Pasien Perempuan di Ruang IGD RS Haji, Diburu Polisi

DIS memaparkan saat itu ia berada di ruang Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Haji Surabaya karena alami sakit lambung hingga tak sadarkan diri

SURYAMALANG.COM/Firman Rachmanudin
DIS (membawa bukti tanda lapor) usai melaporkan kejadian pencabulan yang dialaminya di RS Haji Surabaya di Mapolrestabes Surabaya, Selasa (23/2/2021) 

Setelah adanya laporan resmi itu Polisi menetapkan perawat laki-laki itu, Jn sebagai tersangka 2 hari kemudian yakni pada tanggal 27 Januari 2018.

Perawat laki-laki itu jadi tersangka dalam kasus dugaan pelecehan seksual pada pasien perempuan rumah sakit National Hospital, Surabaya.

Kombes Pol Rudi Setiawan, Kepala Polrestabes Surabaya saat itun menegaskan proses penetapan tersangka atas oknum perawat, Zunaidi Abdillah (30) itu dilakukan sesuai prosedur.

Sesuai SOP, pada Jumat (27/1/2018) malam pihak kepolisian melakukan gelar perkara oleh penyidik diikuti pengawas intern Polrestabes Surabaya.

"Penyidik sudah menyajikan dua bukti. Dalam perkara tersebut, tersangka dijerat pasal 290 KUHP, tentang pencabulan kepada seseorang yang pingsan atau dalam keadaan tidak berdaya. Ancaman hukuman 7 tahun penjara," kata Rudi, Sabtu (27/1/2018).

Kejadian pencabulan itu dilakukan saat tersangka sedang melakukan tugasnya sebagai asisten dokter anastesi.

"Saat tersangka mengambil elektroda atau red dot yang menempel di tubuh korban itulah, perbuatan itu dilakukan. Dia mengaku merasa terangsang," tambah Kombes Pol Rudi.

Sebelum ditangkap,tersangka pelaku pelecehan seksual kepada pasien wanita National Hospital Surabaya, sempat pergi ke Malang pada Kamis (25/1/2018).

Sebelum akhirnya kembali ke Surabaya dan menginap di salah satu hotel di Surabaya.

"Alhamdulilah menemukan terduga pelaku pelecehan seksual di sebuah rumah sakit. Jn yang memiliki alamat KTP di Jl Bebekan Jagalan Sidoarjo ini diamankan di sebuah hotel di Surabaya, kurang lebih pukul 5.10 WIB," sebut  Rudi Setiawan, Jumat (26/1/2018).

Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved