Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Bapenda Kota Malang Prioritaskan Sinkronisasi Pajak dan Restribusi Parkir untuk Maksimalkan PAD

Bapenda memprioritaskan sinkronisasi pajak parkir dan restribusi parkir untuk memaksimalkan PAD di sektor parkir.

SURYAMALANG.COM/M Rifky Edgar
Wali Kota Malang, Sutiaji di Forum Perangkat Daerah terhadap Rencana Kerja Bapenda Kota Malang Tahun 2022 di Hotel Savana, Kamis (25/2/2021). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Badan Pendapatan Daerah Kota Malang (Bapenda) memprioritaskan sinkronisasi pajak parkir dan restribusi parkir untuk memaksimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) di sektor parkir, serta mengantisipasi adanya kebocoran dan parkir liar.

Kepala Bapenda Kota Malang, Handi Priyanto menyampaikan program tersebut dalam Forum Perangkat Daerah terhadap Rencana Kerja Bapenda Kota Malang tahun 2022 di Hotel Savana, Kamis (25/2/2021).

Sinkronisasi pajak dan restribusi parkir tersebut mendapat apresiasi dari Wali Kota Malang Sutiaji.

Pasalnya, dengan tidak adanya sinkronisasi tersebut, terdapat kebocoran PAD dari sektor pajak parkir senilai Rp 5 miliar.

"Intinya Bapenda harus ada peningkatan di semua sektor. Telah ada sekitar 501 titik potensi pendapatan di sektor parkir. Itu yang nanti akan disinkronisasikan oleh Bapenda dan Dinas Perhubungan (Dishub)," ucap Sutiaji kepada SURYAMALANG.COM.

Sutiaji mengatakan Bapenda harus bisa memaksimalkan peningkatan potensi di sejumlah sektor, seperti Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) dan pajak restoran yang diharap dapat mengoptimalkan PAD Kota Malang melalui beragam inovasi.

"Peningkatan tersebut harus diiringi dengan penerapan sistem teknologi informasi dan digitalisasi di semua sektor perpajakan di Kota Malang melalui insentifikasi dan esentifikasi," ucapnya.

Selain itu, dalam pengembangan digitalisasi nanti Sutiaji menargetkan dapat berjalan sekitar 85 persen agar nantinya potensi PAD yang didapatkan bisa lebih maksimal.

"Seperti dulu saya menggagas sistem aplikasi dan sudah sampaikan ke Korsupgah KPK. Seharusnya PAD Kota Malang bisa diangka Rp 3 triliun."

"Saat ini kami menargetkan harus bisa diangka Rp 2 Triliun. Dan saya akan langsung mengawal Bapenda soal ini," ucapnya.

Halaman
123
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved