Breaking News:

Nasional

Agar Anaknya Jadi Bidan PNS, Ibu di Grobogan Rela Nyogok Rp 200 Juta, Tapi Endingya Tragis dan Viral

Agar Putrinya Jadi Bidan PNS, Ibu di Grobogan Rela Nyogok Rp 200 Juta, Tapi Endingya Tragis dan Viral

Kompas.com
Kusmiyati (49), warga Kabupaten Grobogan, tertipu Rp 200 juta demi putrinya menjadi PNS. 

SURYAMALANG.COM - Demi sang anak bisa menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS), seorang ibu di Grobogan rela menanggung utang Rp 200 juta.

Ironisnya, meski sudah mengorbankan uang Rp 200 juta, sang anak tetap tak bisa menjadi PNS.

Nasib ini dialami ibu bernama Kusmiyati (49), warga Desa Panunggalan, Kecamatan Pulokulon, Kabupaten Grobogan, Jawa Tengah.

Ia mendapatkan uang Rp 200 juta dengan cara utang di bank dan membayarnya dengan cara mengangsur.

Beban cicilan yang ditanggung Kusmiyati senilai Rp 5,3 juta per bulan selama lima tahun, dikutip SURYAMALANG.COM dari Kompas.com.

Banting tulang ditanggungnya meski tak selembar pun ia sempat menikmati uang ratusan juta tersebut.

Kusmiyati merupakan korban penipuan tetangganya yang mengaku bisa mempekerjakan putrinya menjadi bidan berstatus PNS.

Alih-alih mendapatkan pekerjaan, uang Rp 200 juta yang diminta sebagai mahar untuk menjadi abdi negara justru raib.

"Sebenarnya banyak korbannya, namun mereka malu dan tidak mau masalah ini dibesar-besarkan."

"Bagaimana saya tahan, orang kecil seperti saya punya tanggungan utang sebanyak itu sejak 2015 tanpa hasil sepadan."

Halaman
1234
Editor: eko darmoko
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved