Breaking News:

Berita Tulungagung Hari Ini

Ancaman Sanksi bagi 2 Perangkat Desa Campurdarat yang Beri Keterangan Palsu di PN Tulungagung

Dua perangkat Desa Campurdarat, Kecamatan Campurdarat divonis hukuman penjara karena memberi kesaksian palsu di Pengadilan Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
david yohanes/suryamalang.com
Galih Nusantoro 

SURYAMALANG.COM, TULUNGAGUNG - Dua perangkat Desa Campurdarat, Kecamatan Campurdarat divonis hukuman penjara karena memberi kesaksian palsu di Pengadilan Tulungagung.

Mereka adalah Suwignya yang menjabat Staf Kepala Dussun Ngingas, serta Heru Sumarsono yang menjabat Kepala Seksi Pemerintahan Desa.

Suwignyo dijatuhi hukuman selama dua tahun enam bulan penjara, sedangkan Heru penjara selama dua tahun.

Namun hingga saat ini status mereka masih dipertahankan.

Pemkab Tulungagung belum menerima laporan resmi.

“Yang pasti ada konsekuensi dari hukuman itu. Peraturan Daerah tentang Pemerintahan Desa mengatur itu,” terang Galih Nusantoto, Kabag Protokol dan Kerja Sama Pimpinan Pemkab Tulungagung kepada SURYAMALANG.COM, Jumat (26/2/2021).

Pengangkatan dan pemberhentian perangkat desa diatur dalam  Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 83 Tahun 2015 Tentang Pengangkatan Dan Pemberhentian Perangkat Desa.

Permendagri ini kemudian diubah dalam  Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 67 Tahun 2017.

Pada pasal 5 ayat 3 (tiga) huruf b menyatakan, perangkat desa diberhentikan karena  dinyatakan sebagai terpidana yang diancam dengan pidana penjara paling singkat 5 (lima) tahun.

Pasal yang menjerat dua perangkat ini adalah 242 KUH Pidana, dengan ancaman tujuh tahun penjara.

Halaman
123
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved