Breaking News:

Berita Tulungagung Hari Ini

Ancaman Sanksi bagi 2 Perangkat Desa Campurdarat yang Beri Keterangan Palsu di PN Tulungagung

Dua perangkat Desa Campurdarat, Kecamatan Campurdarat divonis hukuman penjara karena memberi kesaksian palsu di Pengadilan Tulungagung.

Penulis: David Yohanes | Editor: Zainuddin
david yohanes/suryamalang.com
Galih Nusantoro 

Setelah satu tahun, polisi berhasil mengungkap dua pelaku, Nando dan Rizal.

Dua perangkat ini menjadi saksi yang meringankan bagi dua terdakwa.

Mereka menegaskan bahwa Nando dan Rizal berada di Kalimantan saat pembunuhan terjadi.

Namun fakta persidangan membuktikan, Nando dan Rizal ada di Tulungagung saat pembunuhan terjadi.

Hakim langsung memerintahkan dua Suwignyo dan Heru ditetapkan sebagai tersangka.

Mereka dinilai memberikan keterangan palsu di bawah sumpah dalam persidangan.

Nando dan Rizal akhirnya divonis bersalah dan dijatuhi hukuman 15 tahun penjara, pada  23 Maret 2020.

Polisi juga menetapkan Suwignyo dan Heru sebagai tersangka di hari yang sama.

Selama proses hukum di Kepolisian, Suwignyo dan Heru tidak ditahan.

Berkas ke duanya dinyatakan lengkap (P21) pada 8 Mei 2020.

Penyidik kepolisian melimpahkan barang bukti dan tersangka ke  Kejaksaan pada Rabu (18/8/2020).

Sejak  hari itu dua perangkat ini ditahan dan dititipkan ke Lapas Kelas IIB Tulungagung.

Perkara mereka diputus pada 03 Nopember 2020.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved