Breaking News:

Berita Ponorogo Hari Ini

2.120 Anak di Ponorogo 'Lahir Tanpa Bapak'

Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Ponorogo mencatat ada 2.120 anak dengan akta kelahiran tanpa disertai nama bapak.

google
Ilustrasi. 

Reporter: Sofyan Arif Candra

SURYAMALANG.COM, PONOROGO - Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Ponorogo mencatat ada 2.120 anak dengan akta kelahiran tanpa disertai nama bapak.

Jumlah tersebut merupakan anak yang saat ini berumur 0-18 tahun.

Kabid Pelayanan Pencatatan Sipil Dukcapil Ponorogo, Suwadi menyebutkan akta kelahiran tanpa disertai nama bapak sudah diatur dalam Peraturan Presiden nomor 96/2018 khusus pasal 34.

"Disitu disebutkan bahwa ketika seorang anak diajukan kemudian orang tua tidak menyebutkan sebagai suami istri dan tidak bisa menunjukan surat nikah, atau akta perkawinan, otomatis anak akan tercatat sebagai anak seorang ibu," kata Suwadi kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (27/2/2021).

Angka tersebut bisa dikatakan kecil jika dibandingkan penduduk Ponorogo yang mencapai hampir 1 juta jiwa.

"Jika dihitung tanpa pembanding angka ini, cukup banyak. Ternyata masih terjadi kelahiran anak yang tidak diikuti sebelumnya dengan perkawinan sah secara hukum administrasi negara di Ponorogo," lanjutnya.

Menurut Suwadi, adanya anak yang dilahirkan tanpa dicantumkan nama seorang bapak di akta kelahirannya terjadi karena banyak hal.

Seperti anak tersebut lahir dari pernikahan siri, sah secara agama namun belum dicatat dalam administrasi negara.

"Ini bisa dicatat sebagai anak ayah dan ibu tapi dengan trase. Bunyi trase-nya bahwa perkawinan ortu belum dicatat menurut undang-undang yang berlaku," jelasnya.

Halaman
12
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved