Tanaman Hias Kaktus Unik & Langka, Hasil Mutasi Kristata Harganya Bisa Rp 100 juta, Diburu Kolektor

Kristata sendiri punya beragam bentuk. Semakin unik, maka harga jualnya akan semakin melambung.Bisa dikatakan seribu banding satu.

Editor: Dyan Rekohadi
SURYAMALANG.COM/Habibur Rohman
KAKTUS UNIK - Pengunjung menamati satu di antara beberapa kaktus berbentuk unik pada Exotic Plants Season 2 di Grand City Mall Surabaya, Minggu (28/2/2021). Selain pameran aneka tanaman hias, acara yang berlangsung hingga 7 Maret 2021 ini juga diisi dengan berbagai kompetisi beberapa jenis tanaman hias. 

Penulis: Christine Ayu Nurchayanti, Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Ada yang berbeda dengan kaktus koboi yang diboyong oleh Syarifudin (50) dalam gelaran Exotic Plants Season 2 di Grand City Mall Surabaya, Minggu (28/2/2021).

Biasanya, kaktus yang mengingatkan dengan film koboi ini memiliki karakteristik postur yang tinggi dan lurus.

Namun kali ini hadir dengan bentuk melebar menyerupai kipas atau yang umum disebut kristata.

"Kalau mutasi warna dinamakan varigata, sementara mutasi bentuk dinamakan kristata," ungkap Syarifudin.

Pembudidaya beragam tanaman hias ini menyebut bahwa induk dari kaktus koboi kristata ini berusia ratusan tahun dan berada di kawasan Trawas, Mojokerto.

"Diambil dari induknya tiga sampai empat bulan yang lalu," katanya sambil menunjuk kaktus dengan kira-kira panjang 60 cm dan tinggi 30 cm tersebut.

Mutasi kristata terjadi secara alami dan tidak bisa direkayasa.

Oleh karena itu, tanamannya terbilang langka dan punya harga jual tinggi.

"Harganya relatif, ada yang Rp 4 juta, Rp 15 juta, Rp 30 juta, sampai Rp 100 juta juga ada," ungkapnya.

Pria yang menggeluti bisnis tanaman hias sejak 20 tahun yang lalu ini mengatakan bahwa kaktus koboi kristata akan bisa tumbuh besar dan meliuk.

"Semakin jarang bentuknya, semakin diburu oleh para kolektor," ungkap Syarifudin.

Syahrian Najma Alif (21) yang juga ikut membantu membudidayakan tanaman hias mengatakan mutasi kristata tidak hanya terjadi pada kaktus.

"Terjadi pula pada tanaman lain seperti ekorbia, bugenvil, dan masih banyak lagi," katanya.

Kristata sendiri punya beragam bentuk. Semakin unik, maka harga jualnya akan semakin melambung.

"Bisa dikatakan seribu banding satu. Jadi memang kebanyakan yang beli ya dari kalangan para kolektor," ia mengungkapkan

Menurut Syahrian, dari dulu selalu ada yang minat dengan kristata. Ada saja kolektor yang berburu.

"Kalau suka tanaman, pasti berani buat tawar harga lebih," tutupnya.

Sumber: Surya Malang
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved