Berita Malang Hari Ini
Kota Malang Deflasi 0,01 Persen, BPS Sebut Terbantu Penurunan Tarif Transportasi Udara-Kereta Api
BPS Kota Malang menyebutkan Kota Malang pada Februari 2021 mengalami deflasi 0,01 persen
Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: isy
Berita Malang Hari Ini
Reporter: Sylvianita Widyawati
Editor: Irwan Sy (ISY)
SURYAMALANG.COM | MALANG - Kota Malang pada Februari 2021 mengalami deflasi 0,01 persen.
Hal itu terbantu penurunan berbagai komoditas.
Ada 10 komoditas utama yang mengalami penurunan pada bulan Februari, yaitu penurunan transportasi angkutan udara yang turun 6,294 persen atau memberi andil 0,07 persen serta tarif KA.
Selain itu terjadi penurunan harga daging ayam ras, tahu mentah, jeruk, emas perhiasan, kelapa dan ayam hidup.
"Harga daging sapi dan tomat juga mengalami penurunan," jelas Sunaryo, Kepala BPS Kota Malang dalam paparannya, Senin (1/3/2021).
Sementara 10 komoditas yang merupakan penyumbang inflasi pada Februari 2021 adalah cabai rawit.
Kenaikan harga cabai rawit mencapai 7,44 persen dan memberi andil 0,03 persen.
Kemudian tarif tukang mandor naik 1,94 persen.
Selain itu juga tercatat kenaikan harga cabai merah, pepaya, mobil, jagung manis, pengharum cucian/pelembut, melon, upah ART naik.
Begitu juga harga kentang naik 4,2 persen.
Dari delapan kota yang menjadi acuan IHK (Indeks Harga Konsumen), Kota Surabaya mencatat inflasi tertinggi sebesar 0,29.
Terendah di Kabupaten Sumenep sebesar 0,02 persen.
Sedang Kota Malang satu-satunya yang deflasi dari delapan kota.
Kota Malang pernah mengalami deflasi pada 2012 sebesar -0,57 persen, 2016 sebesar -0,15 persen, kemudian pada 2019 sebanyak -042 persen dan 2021 sebesar '0,01 persen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/cabai-rawit-inflasi-malang.jpg)