Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Keunikan Nuri Halmahera Kalung Ungu, Penyelundupan Burung Langka Ini Digagalkan BBKP Surabaya

Dengan balutan warna merah dan ungu yang dominan disekujur tubuhnya, panjang tubuh burung ini biasanya berkisar antara 25-28 cm

SURYAMALANG.COM/Sugiharto
Burung Nuri Kalung Ungu (Halmahera) merupakan satu dari ratusan satwa ilegal yang berhasil digagalkan penyelundupannya oleh BBKP Surabaya. 

Penulis: Fikri Firmansyah , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Balai Besar Karantina Pertanian (BBKP) Surabaya menggagalkan bisnis penjualan ratusan satwa ilegal yang dilakukan dengan modus diselundupkan melalui kapal.

Satu di antara satwa ilegal itu ada jenis burung Nuri Halmahera Kalung Ungu.

Burung Nuri tersebut ternyata kini langka.

Staf perlindungan flora dan fauna Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Jatim, Sardjono mengatakan Nuri Halmahera Kalung Ungu ini punya keunikan tersendiri yang tidak dimiliki jenis-jenis burung lainnya didunia.

"Kondisi itulah yang membuat banyak orang meminatinya, sehingga kini pun termasuk langkah atau terancam punah," ujar Sardjono usai menghadiri acara presscon keberhasilan penggagalan penyelundupan fauna ilegal yang dilakukan BBKP Surabaya, Selasa (2/3/21).

Karena sudah kategori terancam punah itulah, seharusnya burung ini tidak diperjual belikan.

Ia mengatakan, berdasarkan pengalaman penggagalan kasus penyelundupan yang dilakukannya, burung Nuri jenis ini biasanya dijual seharga 600 ribuan per ekornya.

Ditanyai keunikan dan keunggulan yang dimiliki Nuri Halmahera Kalung Ungu, Sardjono mengatakan, burung ini punya keunggulan kicaun dan kepakan sayap yang khas serta termasuk jenis burung endemik Indonesia yang tidak ditemukan di negara lain.

Selain itu warnanya pun juga, karena banyak disebut banyak orang sebagai warna gradasi yang eksklusif.

Halaman
12
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved