Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Polresta Malang Kota dan Kodim 0833 Kukuhkan Gerakan Santri Bermasker di Ponpes Bahrul Maghfiroh

Polresta Malang Kota bersama Kodim 0833 Kota Malang kukuhkan Gerakan Santri Bermasker di Ponpes Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia

Kukuh Kurniawan/TribunJatim.com
Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, saat memasangkan masker secara simbolis kepada perwakilan santri Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia Malang, Selasa (2/3/2021). 

Reporter: Kukuh Kurniawan

SURYAMALANG.COM, MALANG - Polresta Malang Kota bersama Kodim 0833 Kota Malang kukuhkan Gerakan Santri Bermasker di Pondok Pesantren (Ponpes) Bahrul Maghfiroh Cinta Indonesia, Selasa (2/3/2021).

Dalam kegiatan tersebut, Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata bersama Dandim 0833 Kota Malang, Letkol Arm Ferdian Primadhona memberikan secara simbolis sebanyak seribu masker, kepada para pengasuh dan perwakilan santri ponpes.

Kapolresta Malang Kota, Kombes Pol Leonardus Simarmata, mengatakan kegiatan ini, merupakan kegiatan kali kedua.

Sebelumnya, kegiatan tersebut digelar di Ponpes Ilmu Al Qur'an Darul Hidayah.

"Ini merupakan perjalanan yang kedua. Dan kami akan terus datangi ponpes-ponpes yang ada di Kota Malang. Karena kami punya target, kami memiliki 50 ribu masker yang akan kami bagikan ke seluruh ponpes yang ada di Kota Malang," ujarnya kepada TribunJatim.com (grup SURYAMALANG.COM).

Ia juga menjelaskan dalam kegiatan tersebut, pihaknya telah bersepakat dengan pimpinan ponpes.

Agar para santri dalam melakukan aktivitasnya, wajib untuk terus memakai masker.

"Karena melalui kegiatan Gerakan Santri Bermasker, bisa menjadi role model bagi masyarakat di Kota Malang," tambahnya.

Sementara itu Pengasuh Pondok Pesantren Bahrul Maghfiroh, Mohammad Bisri menerangkan, bahwa pihaknya bersyukur dengan adanya Gerakan Santri Bermasker.

"Karena salah satu pencegahan Covid, solusinya adalah memakai masker. Dan hasil riset pun mengatakan hal yang sama. Sehingga kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Kapolresta dan Pak Dandim, yang telah memilih ponpes kami untuk menjadi role model Gerakan Santri Bermasker," terangnya.

Dirinya pun juga berharap, agar penggunaan masker dapat menjadi suatu budaya baru di kalangan masyarakat.

"Contoh baik penerapan masker adalah di negara Jepang. Dimana orang Jepang suka memakai masker. Saat saya tanya, ternyata mereka memakai masker untuk pencegahan virus dan debu. Sehingga kami berharap, kalau hal ini (penggunaan masker) dapat menjadi budaya, maka ini sangat bagus dan fundamental sekali," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved