Breaking News:

Berita Ponorogo Hari Ini

Kisah Kampung Sumbulan Ponorogo Kosong Ditinggal Warganya, Dulu Pondok Pesantren, Masjid Tahun 1850

Di kampung tersebut hanya terdapat empat rumah tak berpenghuni dan sebuah Masjid yang terletak tepat di ujung jalan kampung.

TribunJatim/Sofyan Arif Candra
Masjid Kampung Sumbulan di Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan Ponorogo . Masjid ini berdiri sejak tahun 1850 

Penulis : Sofyan Arif Candra , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, PONOROGO - Kampung Sumbulan di Kabupaten Ponorogo, tepatnya di Desa Plalangan, Kecamatan Jenangan kini jadi kampung yang tak berpenghuni.

Warga kampung Sumbulan semuanya telah pergi meninggalkan kampungnya.

Di kampung tersebut hanya terdapat empat rumah tak berpenghuni dan sebuah Masjid yang terletak tepat di ujung jalan kampung.

Halaman masjid tua tersebut nampak asri dengan payungan pohon Sawo Kecik yang rindang dan hiasan bedug masjid tua yang masih terawat.

Eks warga kampung Sumbulan, Sumarno menyebutkan Masjid tersebut merupakan peninggalan sebuah pondok pesantren.

Pondok tersebut mulai didirikan sekitar tahun 1850 an oleh Nyai Murtadho saat masih bujang.

"Nyai Murtadho ini mendirikan sebuah pesantren yang disebut Sumbulan pada tahun 1850. Beliau ini anak dari seorang ulama dari Demak," jelas Marno, Rabu (3/3/2021).

Berjalannya waktu, pondok pesantren tersebut semakin besar dan santrinya semakin banyak termasuk yang dari luar daerah.

Mereka pun mendirikan pondok semi permanen dan lama-lama menetap di Sumbulan.

Halaman
1234
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved