Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Tanggapan DPI Soal Realisasi Perumahan di Malang yang Sempat Diprotes Pembeli

Bayar Rp 450 Juta Tapi Realisasi Perumahan di Malang Mangkrak Hingga Istri Wafat, Ini Tanggapan DPI

net
ilustrasi 

Ia memastikan jika Perumahan Grand Emerald Malang memilik legalitas yang jelas.

"Seluruhnya sudah kami kuasai secara hukum juga. Ada sebagaian tanah-tanah di belakang yang dijual ke kami tapi baru DP (down payment)," kata Amin.

Pembelian rumah di Perumahan Grand Emerald Malang menerapkan skema pembayaran in house.

Selanjutnya pembeli tinggal melunasi pembayaran atas total pembayaran awal yang telah disepakati.

"Pembelinya jangan dianggap semua lunas loh ya. Pembelinya sebagian besar di masa angsuran. Cuman mereka mengajukan untuk nyicil. Saya pun tidak menolaknya," sebut Amin.

Terakhir, Amin menyatakan tetap berupaya menyelesaikan pembangunan rumah di Perumahan Grand Emerald Malang.

"Sempat juga disinggung yang di Polda, itu sudah saya hadiri untuk konfirmasi dan penjelasan. Dari customer pun kita sepakati upaya perdamaian," tutupnya.

Perumahan Grand Emerald Malang di Desa Gondowangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.
Perumahan Grand Emerald Malang di Desa Gondowangi, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang. (SURYAMALANG.COM/M Erwin)

Keluhan Pembeli

Sebelumnya, sejumlah pembeli rumah menggelar aksi bagkan mendirikan spanduk sengketa yang berisi pesan telah membayar penuh pembayaran rumah pada Kamis (4/3/2021) namun rumah yang mereka idamkan itu belum terbangun

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved