Berita Pamekasan Hari Ini

Pemuda Bunuh Siswa SD dengan Sebilah Pedang Saat Tengah Malam di Pamekasan, Dipicu Sakit Hati

Pemuda berusia 20 tahun itu, menghabisi nyawa seorang siswa SD yang masih berusia 9 tahun dengan sebilah pedang sepanjang 108 cm.

Editor: Dyan Rekohadi
Kolase - TRIBUNPONTIANAK.CO.ID-TribunMadura.Com/Kuswanto Ferdian
UA (pelaku pembunuhan anak di bawah umur: tengah) saat dibawa masuk ke rumah tahanan Mapolres Pamekasan, Madura, Senin (8/3/2021) dan ilustrasi pembunuhan. 

Penulis : Kuswanto Ferdian , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, PAMEKASAN - Peristiwa kekerasan pada bocah SD hingga si bocah kehilangan nyawa terjadi di Pamekasan Minggu (7/3/2021).

Siswa SD itu, AATA, warga Dusun Ombul, Desa Taraban, Kecamatan Larangan, Kabupaten Pamekasan tewas dibacok oleh seorang pemuda pada, Minggu (7/3/2021) sekitar pukul 23.45 WIB.

Bocah 9 tahun itu harus meregang nyawa di saat tidur di kamar rumahnya untuk permasalahan yang tidak diketahuinya.

AATA tewas di tangan UA, warga Kabupaten Sumenep.

Pemuda berusia 20 tahun itu, menghabisi nyawa seorang siswa SD yang masih berusia 9 tahun dengan sebilah pedang sepanjang 108 cm.

Motif pembunuhan ini terjadi, dipicu karena pelaku sakit hati terhadap Ayah korban.

Kassubag Humas Polres Pamekasan, AKP Nining Dyah menjelaskan kronologi terjadinya pembunuhan anak di bawah umur ini.

Kata dia, korban oleh pelaku dibunuh saat sedang tidur di dalam kamarnya.

Malam itu, pelaku datang secara tiba-tiba dan langsung masuk ke rumah korban sembari membawa sebilah pedang.

Saat pelaku hendak masuk ke dalam kamar korban, kedua orang tua korban sedang berada di ruang tamu rumahnya.

Karena ketakutan melihat pelaku yang seketika masuk sembari membawa pedang, akhirnya ayah korban (Karimullah) keluar rumahnya untuk memberitahu kepada Sekretaris Desa setempat.

Sementara, Ibu Korban (Kuntari) ikut keluar rumahnya juga untuk memberitahukan kepada Bibi pelaku bahwa UA mengamuk di rumahnya dengan membawa sebilah pedang.

Tak disangka, setelah Ibu korban kembali dari rumah Bibi korban, anaknya ditemukan dalam keadaan tak bernyawa di dalam kamarnya.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved