Breaking News:

Berita Batu Hari Ini

Lama Tak Berjumpa, Sang Ibu Terpukul Dengar Kabar Miftah Tewas dalam Diklat Pagar Nusa UIN Malang

Ibu almarhum M Faisal Lathiful, Siti Nur Hamimah mengatakan bahwa pihak keluarga telah ikhlas menerima peristiwa sebagai takdir.

SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Polres Batu menaikkan kasus kematian mahasiswa UIN Maulana Malik Ibrahim ke tahap penyidikan 

LAPORAN: BENNI INDO

SURYAMALANG.COM, BATU – Hujan baru saja reda saat Polres Batu menggelar konferensi pers tentang kasus kematian dua mahasiswa UIN yang meninggal ketika mengikuti diklat UKM Pagar Nusa.

Polisi menghadirkan pihak keluarga korban dari Lamongan dan universitas.

Dalam keterangannya, ibu almarhum M Faisal Lathiful, Siti Nur Hamimah mengatakan bahwa pihak keluarga telah ikhlas menerima peristiwa sebagai takdir. Oleh sebab itu, proses hukum tidak dilanjutkan.

Sedangkan keluarga korban dari Bandung berdiri di belakang para jurnalis. Setelah konferensi pers selesai, ibu almarhum Miftah Rizki Pratama, Meri Nurfita memberikan keterangan.

Berbeda dengan keluarga dari Lamongan, pihak keluarga dari Bandung belum bisa sepenuhnya menerima kejadian sebagai sesuatu yang wajar.

Sambil menahan isak tangis, Nurfita menceritakan betapa sayangnya ia kepada anak sulungnya itu. Bagi ibu tiga anak itu, kepergian Miftah begitu menyakitkan.

Intensitas pertemuan antara Nurfita dengan putra pertamanya jarang terjadi. Hal itu karena sebelum kuliah di UIN Malang, Miftah merupakan santri yang mondok selama enam tahun di Ponorogo.

Keduanya terakhir bertemu pada Juli dua tahun lalu.

Sejatinya, Miftah berencana pulang. Namun rencana kepulangannya batal karena terjadi pandemi Covid-19 yang hingga saat ini belum berakhir di Indonesia.

Halaman
1234
Penulis: Benni Indo
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved