Breaking News:

Wawancara Eksklusif

Upaya Bupati Ipuk Festiandani Wujudkan Banyuwangi Rebound dengan Bunga Desa

Berbagai progam telah dirancang Ipuk Fiestiandani untuk menjaga agar Banyuwangi bisa berkesinambungan.

m syaiful/suryamalang.com
Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani dan Wakil Pemimpin Redaksi Harian Surya Tri Mulyono saat di kantor Harian Surya di Rungkut Surabaya. 

SURYAMALANG.COM | BANYUWANGI - Selama dua periode kepemimpinan Bupati Abdullah Azwar Anas, Banyuwangi menjelma daerah paling inovatif.

Bahkan Anas bisa dibilang sebagai guru inovasi bagi daerah-daerah lainnya.

Menjadi pengganti salah satu kepala daerah terbaik seperti Anas, tentu tidak mudah bagi Ipuk Fiestiandani untuk melanjutkannya.

Berbagai progam telah dirancang Ipuk untuk menjaga agar Banyuwangi bisa berkesinambungan.

Harian Surya dan Tribun Jatim Network berkesempatan ngobrol langsung dengan Ipuk Fiestiandani.

Berikut petikan wawancaran eksklusif Wakil Pemimpin Redaksi Harian Surya Tri Mulyono bersama Bupati Ipuk Fiestiandani:

Sebelumnya kami sampaikan selamat kepada Bu Ipuk. Begitu dilantik menjadi bupati, Ibu langsung tancap gas, blusukan, bahkan menginap di desa-desa dalam program Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa). Apa yang ibu telah peroleh dari terobosan (breakthrough) tersebut?

Kami inisiasi program Bunga Desa (Bupati Ngantor di Desa) ini dalam rangka kami ingin dekat pada rakyat.

Kami ingin membeli permasalahan yang ada di rakyat. Untuk menuntaskan permasalahan itu kami bagi tiga, yaitu jangka pendek, menengah, dan panjang.

Jangka pendek contohnya permasalahan pendidikan, misalnya anak putus sekolah.

Halaman
1234
Penulis: Haorrahman
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved