Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Syarat Sekolah yang Bisa Gelar Pembelajaran Tatap Muka di Kabupaten Malang

Kepala Dindik Kabupaten Malang, Rachmat Hardijono menerangkan sekolah yang akan menggelar pembelajaran tatap muka harus memenuhi syarat.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM/Ahmad Zaimul Haq
Ilustrasi. 

Reporter: Erwin Wicaksono.

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemkab Malang belum bisa memastikan pelaksanaan sekolah tatap muka.

Kepala Dinas Pendidikan (Dindik) Kabupaten Malang, Rachmat Hardijono menerangkan sekolah yang akan menggelar pembelajaran tatap muka harus memenuhi syarat.

Misalnya, fasilitas protokol kesehatan yang meliputi toilet bersih, sarana tempat cuci tangan, dan disinfektan.

"Sekolah bisa melakukan pembelajaran tatap muka (PTM) jika fasilitas penunjang telah memadai. Selain itu juga harus pendataan sebelum uji coba PTM," terang Rachmat kepada SURYAMALANG.COM, Rabu (17/3/2021).

Saat ini Dindik masih mendata sekolah yang memenuhi syarat fasilitas protokol kesehatan.

Menurutnya, SD harus berkoordinasi dengan pemerintah desa atau kelurahan sebelum melaksanakan belajar mengajar.

Sedangkan SMP bisa koordinasi dengan Satgas di tingkat kecamatan.

"PAUD bisa koordinasi dengan satgas di tingkat dusun," kata Rachmat.

Pelaksanaan kegiatan belajar tatap muka harus mendapat persetujuan dari komite sekolah dan perwakilan wali murid.

Bila kegiatan belajar mengajar telah resmi digelar, Rachmat menyerukan agar otoritas sekolah disiplin menerapkan protokol kesehatan ketat.

"Saat PTM, guru harus disiplin mengawasi dan terus mengingatkan para siswa agar selalu menerapkan protokol kesehatan dan memperhatikan kebersihan," terangnya.

IKuti berita terkait pembelajaran tatap muka di Kabupaten Malang

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved