Berita Surabaya Hari ini

Mulai dari Gerobak, Kini Ayam Goreng Nelongso Punya Banyak Cabang, Nanang Suherman: Pernah Dicuri

Owner Ayam Goreng Nelongso, Nanang Suherman, mengatakan saat itu ia hanya memiliki modal sebuah gerobak.

Editor: isy
habibur rohman/suryamalang.com
Owner Ayam Goreng Nelongso Nanang Suherman dan Founder Jokopi Jazil Maksum dengan Host Nana May Sumampow pada Creative Talkshow 'Jatim Garage' di Hotel Kampi Surabaya, Kamis (18/3/2021). Acara dengan mengangkat tema 'Managing Business Continuity and Finance During Pandemic' yang dialkukan secara live ini didukung Bank Jatim dan berhadiah Iphone 12 Pro yang diundi langsung oleh Pemimpin Divisi Dana & Jasa Bank Jatim Rahman Subiantoro. 

Berita Surabaya Hari ini
Reporter: Luthfi Husnika
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | SURABAYA - Mendengar istilah Ayam Goreng Nelongso mungkin sudah tidak asing di telinga, terutama bagi masyarakat Surabaya.

Menu masakan Ayam Goreng Nelongso yang identik dengan berbagai macam sambal pedas memang banyak digemari.

Outlet Ayam Goreng Nelongso yang kini memiliki puluhan cabang ternyata berawal dari jual pakai gerobak.

Owner Ayam Goreng Nelongso, Nanang Suherman, mengatakan saat itu ia hanya memiliki modal sebuah gerobak.

Dari gerobak itu ia kemudian mencoba membuka usaha dengan berjualan makanan.

"Hanya punya gerobak buat jualan. Belum bisa sewa tempat untuk kedai. Tapi Alhamdulillah saat ini punya banyak cabang," kata Nanang Suherman saat ditemui seusai menjadi pembicara Creative Talkshow Jatim Garage yang diselenggarakan oleh Bank Jatim di Kampi Hotel Surabaya.

Nanang mengaku perjalanan bisnisnya tidak berjalan lancar begitu saja.

Ia bahkan pernah kecurian saat masih merintis bisnis.

"Baru berjualan beberapa waktu eh gerobak dicuri orang. Padahal modal cuma gerobak itu. Akhirnya cobalah pindah ke tempat yang ternyata lebih ramai," ujarnya.

Menurut Nanang, peristiwa saat gerobaknya dicuri justru membuka peluang baru untuk bisnis Ayam Goreng Nelongso miliknya.

Jika gerobaknya tidak dicuri, Nanang berpikir bisnisnya tidak berkembang sepesat sekarang.

"Justru karena gerobak dicuri akhirnya terpaksa cari tempat lain. Dan syukurnya ternyata di tempat yang baru malah ramai dan banyak diterima masyarakat," jelas Nanang.

Tak berhenti di situ, setelah pindah ke lokasi baru, Nanang mengaku mengalami peristiwa penggusuran yang mengharuskan ia kembali pindah lokasi.

Bahkan, kedai Ayam Goreng Nelongso milik Nanang pernah terbakar.

"Banyak sekali peristiwa yang saya dan tim lalui dalam membesarkan Ayam Goreng Nelongso ini. Dari gerobak dicuri sampai kebakaran kedai saya di daerah Bendungan Sutami tahun 2014 lalu," paparnya. 

Berbagai peristiwa tersebut tak membuat Nanang berhenti menjalankan bisnisnya.

Justru, kini outlet Ayam Goreng Nelongso miliknya telah memiliki 69 cabang di berbagai daerah.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved