Berita Trenggalek Hari Ini
Pengalihan Anggaran untuk Covid-19 di Trenggalek Diperkirakan Capai Rp 105 Miliar
Pemkab Trenggalek sedang membahas pengalihan anggaran untuk penanganan Covid-19 pada 2021.
Penulis: Aflahul Abidin | Editor: Zainuddin
SURYAMALANG.COM, TRENGGALEK – Pemkab Trenggalek sedang membahas pengalihan anggaran untuk penanganan Covid-19 pada 2021.
Dana sebesar Rp 105 miliar dari APBD Trenggalek 2021 akan dialihkan untuk penanganan Covid-19.
Ketua DPRD Trenggalek, Samsul Anam mengatakan pengurangan itu akan terasa berat bagi pemerintahan di Trenggalek.
DPRD telah memanggil Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) untuk membahas ihwal pengalihan anggaran itu.
Sesuai laporan dari TAPD, proses realisasi pengalihan anggaran masih dalam tahap rasionalisasi di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).
“Pengalihan anggaran ini cukup berat bagi kami,” kata Samsul kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (21/3/2021).
Anggaran lain yang akan dialihkan untuk penanganan Covid-19, yakni 8 persen dari Dana Alokasi Umum (DAU).
Jika ditotal, nilai DAU yang dialihkan untuk penanganan Covid-19 senilai Rp 27 miliar.
Sekretaris Daerah (Sekda) Trenggalek, Joko Irianto menambahkan, masalah pengalihan anggaran ini bakal dibahas secara intens dalam sebulan ke depan.
Joko mengatakan anggaran penanganan Covid-19 di Trenggalek akan dipakai untuk beberapa hal, seperti operasional 4 RS Dalurat Covid-19, penegakan kedisiplinan protokol kesehatan, serta kegiatan lain.
Dari pengurangan anggaran yang mencapai lebih dari seratus miliar rupiah, Joko menekankan, sebisa mungkin anggaran untuk pembangunan infrastruktur tak terganggu.
Sebab, untuk pengalihan anggaran tahun lalu, dana yang sedianya akan digunakan untuk berbagai pembangunan infrastruktur di Trenggalek banyak yang terpindahkan.
Akibatnya, banyak proyek pembangunan yang terkendala. Seperti, pembangunan jalan rusak.
“Kami mencari jalan keluar agar anggaran infrastruktur ini masih aman. Dengan cara memangkas anggaran pada kegiatan rutin yang dirasa tidak terlalu mendesak,” sambungnya.
Dia berharap tren wabah Covid-19 di Trenggalek segera melandai.
“Sehingga nanti anggaran yang rencananya di-refocusing bisa dipakai dalam perubahan anggaran di PAK,” sambung Joko.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/suryamalang/foto/bank/originals/suryamalangcom-berita-populer-terkini-malang-arema-dan-jatim.jpg)