Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Menuju 107 Tahun Kota Malang Peduli dan Berbagi

Diutarakan pula oleh Sutiaji, dari Kota Malang banyak program kegiatan yang akhirnya menjadi rujukan nasional

hayu yudha prabowo/suryamalang.com
Wali Kota Malang, Sutiaji menyerahkan bantuan sosial (Bansos) secara simbolis berupa buku tabungan pada warga terdampak COVID-19 di Kantor Camat Lowokwaru, Kota Malang, Selasa (14/3/2020). Pemkot Malang mulai menyalurkan bansos warga terdampak COVID-19 sebanyak 1.666 KK sebesar Rp 300 ribu per bulan yang langsung masuk dalam rekening tabungan. 

Berita Malang Hari Ini

SURYAMALANG.COM | MALANG - Pandemi covid-19 telah meluluh lantakkan semua tatanan di dunia, tak hanya di Indonesia.

Krisis kemanusiaan dan krisis ekonomi menjadi momok serta mengharuskan semua negara mencari rumusan untuk mampu memutus mata rantai serta menghentikan perebakan virus covid-19.

Tak terkecuali di Indonesia dan di dalamnya di kota Malang.

Menghantam Kota Malang di awal bulan Maret 2020, pandemi covid-19 bergerak tak pandang bulu.

Bila pada awal hanya menyasar kelompok lansia yang rentan, memiliki gejala klinis dan komorbid,  pada fase-fase berikutnya ‘momok’ ini tak lagi pandang bulu.

Mereka yang masih muda, mereka yang tak memiliki gejala klinis hingga bayi pun bisa terpapar.

Sungguh memilukan dan memprihatinkan.

Awal, publik kota Malang tidak percaya, tidak peduli dan enggan (saat itu) mengikuti anjuran 3M (Memakai Masker, Mencuci Tangan dengan sabun dan Menjaga Jarak), mulai tergugah kala muncul klaster-klaster keluarga.

Kasus di kelurahan Bunulrejo yang memapar hampir semua KK pada satu RT, diikuti munculnya klaster Mergosono, klaster di Balearjosari, Pandanwangi dan yang lainnya, menjadi titik ungkit bangunan kepedulian.

Halaman
123
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved