Breaking News:

Berita Blitar Hari Ini

Dampak Realokasi dan Refocusing Anggaran untuk Penanganan Covid-19 di Kota Blitar

Realokasi dan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 berdampak pada tiga proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Blitar.

SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Kondisi trotoar dan drainase di Jalan Cokroaminoto, Kota Blitar, Minggu (28/3/2021). 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Realokasi dan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19 berdampak pada tiga proyek Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Kota Blitar.

DPUPR Kota Blitar gagal mengerjakan tiga proyek perbaikan trotoar dan drainase akibat terkena realokasi dan refocusing anggaran untuk penanganan Covid-19.

Tiga proyek itu, yakni, perbaikan trotoar dan drainase di Jalan Cokroaminoto, perbaikan drainase di Jalan Kampar, dan pelebaran jalan di Jalan Merapi.

Sekretaris DPUPR Kota Blitar, Dindin Alinurdin mengatakan anggaran kegiatan di DPUPR juga ikut terkena realokasi dan refocusing untuk penanganan Covid-19.

Menurutnya, nilai anggaran di DPUPR yang dipangkas untuk penanganan Covid-19 sekitar Rp 2,5 miliar.

Akibat pemangkasan, kata Dindin, ada tiga proyek fisik di DPUPR yang harus ditunda pekerjaannya tahun ini.

"Karena kena refocusing, pekerjaan tiga proyek fisik ditunda dulu," kata Dindin kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (28/3/2021).

Menurutnya, dua dari tiga proyek fisik yang ditunda pekerjaannya merupakan proyek penanganan genangan air di Kota Blitar.

Misalnya, perbaikan saluran dan trotoar di Jalan Cokroaminoto serta perbaikan drainase di Jalan Kampar.

Perbaikan saluran di Jalan Cokroaminoto dan Jl Kampar untuk mengatasi genangan saat musim hujan.

Halaman
12
Penulis: Samsul Hadi
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved