Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Pemkab Tak Dapat Jatah Vaksin AstraZeneca untuk Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang

Pemkab Malang tidak mendapat jatah vaksin AstraZeneca untuk vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang.

SURYAMALANG.COM/Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Vaksin Covid-19 Biofarma 

Reporter: Erwin Wicaksono

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemkab Malang tidak mendapat jatah vaksin AstraZeneca untuk vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Malang.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Malang, drg Arbani Mukti Wibowo tidak tahu terkait tidak adanya jatah vaksin AstraZeneca untuk Kabupaten Malang.

"Mungkin Dinkes Jatim bisa memberi penjelasan," kata Arbani kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (28/3/2021).

Menurutnya, Pemkab Malang masih menggunakan vaksin Covid-19 buatan lokal Biofarma.

Kualitas vaksin Biofarma tidak kalah dengan AstraZeneca.

Sampai sekarang pihaknya belum mendapat laporan efek samping berat setelah disuntik vaksin Biofarma.

Arbani menuturkan vaksin Biofarma jatuh tempo pada September 2021.

Dinkes Kabupaten Malang telah menerima 4.060 vial vaksin Biofarma dalam penyuntikan vaksin tahap kedua bagi pelayan publik.

"Ada nomor batch tentang masa kedaluwarsa di dalam kemasan vial. Vaksin untuk yang expired pada Maret 2021 sudah digunakan sebelum kedaluwarsa," ujar pria berkacamata ini.

Sekarang Dinkes Kabupaten Malang masih menuntaskan vaksinasi Covid-19 tahap kedua bagi pelayan publik.

"Sekarang sudah suntikan kedua. Namun ada suntikan pertama untuk lansia. Targetnya tuntas pada akhir April 2021," terang Arbani.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved