Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Statusnya Jalan Nasional, Bupati Sanusi Belum Tahu Kepastian Perbaikan Jalan Rusak di Malang Selatan

Kepastian perbaikan jalan di Malang Selatan yang rusak parah masih semu lantaran statusnya jalan nasional.

Penulis: Mohammad Erwin | Editor: isy
erwin wicaksono/suryamalang.com
Bupati Malang, Muhammad Sanusi. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Kepastian perbaikan jalan di Malang Selatan yang rusak parah masih semu.

Bupati Malang, Muhammad Sanusi, menjelaskan jika jalanan yang rusak di Desa Srigonco, Bantur merupakan jalan nasional.

Alhasil, Sanusi menyerahkan sepenuhnya perbaikan jalan kepada pemerintah pusat.

"Ini kan terkait pembangunan jalan nasional, ya tergantung nasional (pemerintah pusat). Kalau pelaksana pembangunan JLS (Jalur Lintas Selatan) bisa merampungkan jalan sebelum lebaran ya bisa juga. Kalau gak bisa ya kewenangannya sana (pemerintah pusat) bukan APBD," ujar Sanusi ketika ketika ditemui usai menghadiri Konsultasi Publik RPJMD Pemkab Malang di Hotel Ijen Kota Malang pada Senin (29/3/2021).

Sanusi mengkiaskan jika pihaknya tidak bisa berbuat banyak terkait perbaikan jalan rusak di Malang Selatan.

Politisi PDIP ini menganalisa, penyebab kerusakan jalan di Malang Selatan merupakan dampak dari pembangunan proyek (JLS).

"Selama itu dianggarkan di APBD 2021 ya kami perbaiki. Sedangkan RPJMD ini baru masuk di APBD tahun 2022," tutupnya.

Di sisi lain, Perumda Jasa Yasa Kabupaten Malang turut menyoroti kerusakan jalan di Malang Selatan.

Jasa Yasa merupakan perusahaan daerah yang mengelola Pantai Balekambang dan Pantai Ngliyep.

Direktur Administrasi Perumda Jasa Yasa Kabupaten Malang, Husnul Hakim menjelaskan kerusakan jalan membuat kunjungan ke Pantai Balekambang anjlok.

Penurunan kunjungan wisatawan ke Pantai Balekamban mencapai 70 persen.

Husnul menduga penurunan tersebut dipicu karena jalanan rusak.

Alhasil, ia menganalisa jika wisatawan enggan melewati jalan rusak parah itu.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved