Berita Batu Hari Ini

Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau 2021 untuk Tunjang Perbaikan Perekonomian Kota Batu

Pemkot Batu mendapat kucuran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2021 sebanyak Rp 18.9 miliar.

Penulis: Benni Indo | Editor: isy
benni indo/suryamalang.com
Pedagang sayur di Pasar Sayur Kota Batu mengemas hasil panen sebelum dikirim ke luar pulau. Perekonomian di Kota Batu juga didukung dari sektor pertanian. 

Berita Batu Hari Ini
Reporter: Benni Indo
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | BATU - Pemkot Batu mendapat kucuran Dana Bagi Hasil Cukai Hasil Tembakau (DBHCHT) 2021 sebanyak Rp 18.9 miliar.

Angka itu lebih tinggi daripada 2020 lalu yakni Rp 15 miliar.

Dalam Peraturan Menteri Keuangan Nomor 206/PMK.07/2020 tentang penggunaan, pemantauan dan evaluasi DBHCHT, segala kebutuhan anggaran difokuskan untuk memulihkan perekonomian.

Kasubag Perekonomian Bagian Perekonomian dan SDA Pemkot Batu, Dwi Nova Andriany, mengatakan pada tahun ini, penggunaan dan prosentase DBHCHT dialokasikan sebesar 50 persen untuk kesejahteraan masyarakat.

Dengan rincian 15 persen dimanfaatkan untuk permodalan dan pelatihan.

Selanjutnya 35 persen untuk bantuan langsung tunai.

Selebihnya, pagu alokasi DBHCHT 2021 dimanfaatkan untuk bidang kesehatan dan penegakan hukum.

Masing-masing mendapat porsi sebesar 25 persen.

Pada tahun-tahun sebelumnya, persentase yang dialokasikan di bidang kesehatan sebesar 50 persen.

Namun kali ini berbeda karena ada perintah untuk pemulihan ekonomi.

"Sehingga alokasi anggaran dialihkan pada bidang kesejahteraan masyarakat dengan persentase yang diterima sebesar 50 persen," terang Nova, Selasa (30/3/2021).

Nova mengatakan, buruh yang bekerja di pabrik rokok akan mendapatkan bantuan langsung tunai dari dana tersebut.

Data sementara ada 68 warga Kota Batu yang bekerja di pabrik rokok.

Halaman
12
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved