Breaking News:

Berita Mojokerto Hari Ini

Keponakan Bacok Paman Hingga Sekarat di Mojokerto, Dipicu Insiden Pembuangan Botol Minuman Keras

Keponakan Bacok Paman Hingga Sekarat di Mojokerto, Dipicu Insiden Pembuangan Botol Minuman Keras

SURYAMALANG.COM/M Romadoni
Unit Reskrim Polsek Kemlagi melakukan olah TKP di lokasi kejadian penganiayaan keponakan bacok paman di Mojokerto. 

Ia melakukannya sambil bilang mengapa korban membeli korek api yang tidak bisa dipakai.

“Akhirnya tersangka marah dan mengambil dua bilah sabit."

"Kemudian langsung mengancam dua korbannya,” terang Marni.

Karena takut, Maryono dan istrinya lari keluar rumah.

Korban pun mengejar keduanya sambil menghunus sabit atau celurit.

Juminem terkejar dan dibacok di bagian bawah pantat oleh pelaku.

“Pak Maryono lari, dan pelaku tidak bisa mengejar."

"Akhirnya diserawat (dilempar) sabit hingga terkena kepalanya,” ujar dia.

Meski telah terluka, pasangan suami-istri itu berhasil kabur.

Masih menurut Kepala Desa, pelaku yang masih emosional mencari dua korban yang berhasil kabur.

Ia pun masuk ke dalam rumah lain yang dihuni Wardi (74), sang kakek.

Rumah Warni bersebelahan dengan rumah pelaku.

Pelaku yang penuh amarah mengecek satu demi satu kamar dan menemukan Wardi tengah tidur.

“Langsung dibacok dari belakang,” kata dia.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polres Trenggalek AKP Tatar Hernawan membenarkan adanya pembunuhan dan penganiayaan tersebut.

Namun, pihaknya masih belum dapat mengonfirmasi motif pelaku

Alasannya, pelaku masih menjalani pemeriksaan di Mapolres Trenggalek. (Aflahul)

Berita terkait pembacokan

Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved