Breaking News:

Rekam Jejak Sjamsul Nursalim, Masuk Daftar 50 Orang Terkaya, Jadi Buronan, Lalu Dapat SP3 dari KPK

KPK menghentikan penyidikan terhadap Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Sjamsul Nursalim.

KOMPAS/JOHNNY TG
Sjamsul Nursalim 

SURYAMALANG.COM - KPK menghentikan penyidikan terhadap Sjamsul Nursalim dan istrinya, Itjih Sjamsul Nursalim.

Sjamsul Nursalim sempat masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) KPK terkait kasus korupsi Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI).

Lebih dari satu tahun berstatus buronan, keberadaan Sjamsul Nursalim tidak diketahui.

Akhirnya KPK menghentikan penyidikan terhadap Sjamsul.

KPK juga memberhentikan penyidikan terhadap Itjih Sjamsul Nursalim.

"Hari ini kami akan mengumumkan penghentian penyidikan terkait dugaan tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh tersangka SN (Sjamsul Nursalim) selaku Pemegang Saham Pengendali Bank Dagang Nasional Indonesia (BDNI) dan ISN (Itjih Sjamsul Nursalim)," kata Alexander Marwata, Wakil Ketua KPK dalam konferensi pers, Kamis (1/4/2021).

SP3 juga diberikan untuk Syafruddin Arsyad Temenggung selaku Ketua BPPN dalam proses pemenuhan kewajiban pemegang saham Bank Dagang Nasional Indonesia selaku Obligor Bantuan Likuiditas Bank Indonesia (BLBI) kepada Badan Penyehatan Perbankan Nasional (BPPN).

Menurut KPK, penghentian penyidikan kasus ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan.

"Penghentian penyidikan ini sebagai bagian adanya kepastian hukum dalam proses penegakan hukum sebagaimana amanat Pasal 5 UU KPK, yaitu 'Dalam menjalankan tugas dan wewenangnya KPK berasaskan pada asas Kepastian Hukum'," ujar Marwata.

"Penghentian penyidikan ini sesuai dengan ketentuan Pasal 40 UU KPK," tuturnya.

Halaman
1234
Editor: Zainuddin
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved