Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Curah Hujan Tinggi, BPBD Kabupaten Malang Belum Bubarkan Pos Siaga Bencana

Curah hujan tinggi membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang tidak  membubarkan empat pos siaga bencana.

BPBD Kabupaten Malang
Ttim siaga bencana BPBD Kabupaten Malang menangani bencana hidrometereologi. 

Reporter: Erwin Wicaksono

SURYAMALANG.COM, MALANG - Curah hujan tinggi membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Malang tidak  membubarkan empat pos siaga bencana.

Empat pos tersebut berada di Kecamatan Ngantang, Tumpang, Tirtoyudo, dan Gedangan.

Setiap pos dijaga 20 personel gabungan dari BPBD Kabupaten Malang, Tagana, PMI, Desa Tanggap Bencana (Destana), dan sejumlah relawan .

"Pos siaga bencana masih aktif sejak Desember 2020," beber Sadono Irawan, Plt Kepala Bidang (Kabid) Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Malang kepada SURYAMALANG.COM, Minggu (4/4/2021).

Pihaknya akan koordinasi dahulu untuk membahas kelanjutan tugas pos siaga bencana.

"Pekan depan kami akan rakor lagi apakah status siaga darurat diperpanjang atau tidak," ungkapnya.

BPBD Kabupaten Malang juga didukung teknologi berupa aplikasi pendeteksi cuaca.

Tapi, Sadono meminta masyarakat tetap waspada terhadap kemungkinan terjadinya bencana.

"Informasi dari BMKG itu adalah informasi jangka panjang. Artinya, untuk tiga bulan ke depan misalnya. Jadi bisa saja, satu bulan setelah informasi itu dipublikasikan, tenryata kondisinya membaik. Namun masyarakat harus tetap waspada," terangnya.

Foto BPBD Kabupaten Malang: Aksi tim siaga bencana BPBD Kabupaten Malang dalam menangani bencana hidrometereologi.

Penulis: Mohammad Erwin
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved