Breaking News:

Berita Blitar Hari Ini

Masih Ada 37 Bidang Aset Tanah Milik Pemkot Blitar Belum Bersertifikat

Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar, Widodo Sapto Johanes mengatakan jumlah aset tanah milik Pemkot Blitar

SURYAMALANG.COM/Samsul Hadi
Kondisi salah satu bidang aset tanah milik Pemkot Blitar di Kelurahan Gedog, Kecamatan Sananwetan, Kota Blitar, Minggu (4/4/2021). 

SURYAMALANG.COM, BLITAR - Pemkot Blitar mempercepat proses sertifikasi aset tanah milik daerah pada 2021.

Saat ini, masih ada sekitar 37 bidang aset tanah milik Pemkot Blitar yang belum bersertifikat.

Kepala Badan Pendapatan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Blitar, Widodo Sapto Johanes mengatakan jumlah aset tanah milik Pemkot Blitar sebanyak 576 bidang.

Dari total aset tanah itu, yang sudah bersertifikat sebanyak 539 bidang. Sisanya, sebanyak 37 bidang belum bersertifikat.

"Kami sudah bekerjasama dengan BPN untuk mempercepat proses sertifikat sejumlah bidang aset tanah milik Pemkot," kata Widodo, Minggu (4/4/2021).

Dikatakannya, sejumlah bidang aset tanah yang belum bersertifikat itu berupa bekas tanah bengkok dan tanah hasil pengadaan baru.

"Mudah-mudahan proses sertifikasi sejumlah aset tanah itu bisa selesai tahun ini," ujarnya.

Tak hanya itu, kata Widodo, Pemkot Blitar juga akan mendata lagi sejumlah aset tanah milik daerah.

Pendataan ulang itu dilakukan untuk memastikan apakah masih ada aset tanah yang sudah dikuasai Pemkot Blitar tapi belum terdaftar dan belum bersertifikat.

"Kami datang lagi, apakah masih ada aset tanah yang sudah dikuasi Pemkot Blitar tapi belum terdaftar dan belum bersertifikat," katanya.

Menurutnya, Pemkot Blitar juga akan mendata fasilitas umum dan fasilitas sosial di sejumlah perumahan.

Pemkot Blitar akan melakukan sertifikasi terhadap fasilitas umum dan fasilitas sosial di sejumlah perumahan.

Selain itu, pendataan juga untuk mengetahui apakah fasilitas umum dan fasilitas sosial di sejumlah perumahan sudah diserahkan pengembang ke Pemkot Blitar.

Hal ini untuk memudahkan Pemkot Blitar dalam pemeliharaan sejumlah fasilitas umum dan fasilitas sosial di sejumlah perumahan.

"Tujuannya untuk mengamankan aset daerah secara administrasi dan fisik di lapangan. Kedua biar ada kejelasan dari pengembang sehingga memudahkan Pemkot mengurus fasum dan fasos di perumahan," katanya. 

Penulis: Samsul Hadi
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved