Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Kota Malang Alami Inflasi, KPwBI Malang Menilai Adanya Optimisme Pertumbuhan Ekonomi

Sepanjang bulan Maret 2021, tercatat Kota Malang kembali mengalami inflasi sebesar 0,08 persen.

mochammad rifky edgar hidayatullah
Kepala Bank Indonesia (BI) Malang, Azka Subhan. 

Reporter : Kukuh Kurniawan

SURYAMALANG.COM, MALANG - Sepanjang bulan Maret 2021, tercatat Kota Malang kembali mengalami inflasi sebesar 0,08 persen.

Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Malang menilai hal tersebut justru menunjukkan adanya optimisme pertumbuhan ekonomi.

Seperti diketahui, selain angka inflasi, Indeks Harga Konsumen (IHK) sebesar 104,16 atau secara tahun kalender tercatat sebesar 0,12 persen secara year on year (yoy). Sehingga, inflasi tahunan tercatat sebesar 1,26 persen (yoy).

Kepala KPwBI Malang, Azka Subhan mengatakan, rata-rata inflasi bulanan untuk periode Maret selama lima tahun terakhir, sebesar -0,03 persen (mtm).

"Jika dibandingkan dengan delapan kota perhitungan IHK di Jawa Timur, angka inflasi Kota Malang merupakan yang terendah."

"Inflasi Kota Malang kali ini mengindikasikan adanya optimisme pertumbuhan ekonomi di akhir triwulan satu tahun 2021, setelah periode sebelumnya mencatatkan deflasi," ujar Azka kepada SURYAMALANG.COM, Senin (5/4/2021).

Kelompok pengeluaran termasuk menjadi penyebab inflasi di Kota Malang, seperti kelompok makanan, minuman, dan tembakau dengan andil sebesar 0,13 persen.

"Komoditas yang menjadi penyumbang utama inflasi di Kota Malang antara lain komoditas cabai rawit sebesar 0,15 persen, bayam sebesar 0,05 persen, dan tahu mentah sebesar 0,03 persen," jelasnya.

Azka menerangkan kenaikan harga cabai rawit di Kota Malang sudah dirasakan selama dua bulan terakhir, karena disebabkan berkurangnya pasokan komoditas di daerah penghasil.

Halaman
12
Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved