Jumat, 1 Mei 2026

Berita Malang Hari Ini

Adu Strategi Bakal Calon Sekda Kota Malang dalam Uji Publik

Tiga pejabat ikut uji publik bakal calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang di Ngalam Command Center (NCC) Balai kota Malang.

Tayang:
Tiga pejabat ikut uji publik bakal calon Sekda Kota Malang di NCC, Kamis (8/4/2021). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Tiga pejabat ikut uji publik bakal calon Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Malang di Ngalam Command Center (NCC) Balai kota Malang, Kamis (8/4/2021).

Tiga pejabat itu adaah Kepala Bapenda Kota Malang, Handi Priyanto, Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang, Erik Setyo Santoso, dan Kepala BKAD Kota Malang, Subkhan.

Tiga pejabat itu naik ke atas podium dan bertatap muka langsung dengan host yang bakal memberikan mereka sejumlah pertanyaan.

Pertanyaan tersebut, sebelumnya telah ditanyakan oleh tim pansel, dan telah dijawab oleh tiga bakal calon Sekda Kota Malang.

Tetapi, jawaban tersebut yang kemudian dieksplorasi lebih dalam saat berlangsungnya kegiatan uji publik yang berlangsung secara terbuka tersebut.

Misalnya pertanyaan untuk menyebutkan tiga tugas utama Sekda dalam satu kalimat, dan mengurutkan loyalitas, komitmen dan profesionalitas Sekda berdasarkan skala prioritas.

Handi mengatakan fungsi Sekda adalah sebagai koordinator perangkat daerah.

Sehingga apapun kegiatan yang dilakukan oleh Kepala Daerah, harus mampu dijabarkan oleh seorang Sekda.

"Secara garis besar kepala daerah memiliki visi misi yang harus dijabarkan Sekda. Jadi harus dibumikan. Karena penyusunan anggaran, program, itu harus mengacu visi misi yang telah ditetapakan oleh kepala daerah," ucapnya.

Begitu juga saat diminta menjawab pertanyaan untuk mengurutkan antara loyalitas, komitmen dan profesionalitas. 

Handi memilih loyalitas yang didahulukan, baru kemudian profesionalitas dan komitmen.

"Dalam kita melaksanakan tugas, loyalitas pada institusi yang utama. Berawal dari loyalitas itu akan muncul tumbuh kembang profesional yang harus kita lakukan. Ketika itu dilaksanakan, maka berlanjut ke komitmen. Sehingga organisasi pemerintah daerah bisa berjalan baik sesuai yang diharapkan Kepala Daerah," ucapnya.

Sementara Subkhan, mengatakan, bahwa tiga tugas utama Sekda adalah membantu kepala daerah dalam merumuskan dan menyusun kebijakan daerah.

Serta mengkoordinir perangkat daerah dan mengimplementasikan kebijakan kepala daerah, mengelola segala administrasi pemerintahan daerah dan pembinaan seluruh ASN.

"Sekda merupakan jabatan tertinggi dalam birokrasi. Di lain pihak, untuk pembinaan secara implementatif, yang paling penting adalah Sekda. Karena tupoksi Sekda ini adalah seorang ibu," ucapnya.

Subkhan juga memilih loyalitas dahulu, kemudian komitmen dan profesional. Karena melalu komitmen tersebut nantinya dapat melaksanakan tugas secara tepat secara profesional.

"Seorang birokrat harus memiliki loyalitas. Kemudian harus memiliki komitmen untuk melaksanakan tugas. Karena kalau tidak ada komitmen saya pikir tidak ada ada profesionalitas," ucapnya.

Sementara Erik mengatakan, bahwa tugas fungsi seorang Sekda adalah pengkondisian penyusunan kebijakan daerah, pengkoordinasian pelaksanaan perangkat daerah dan pembinaan Sumber Daya Manusia aparatur pada pemerintah daerah.

"Peran Sekda ini sangat diperlukan dalam mengawal penetapan RPJMD yang ada visi dan misi ysng nanti diterjemahkan ke APBD tahunan. Singkronisasi ini yang harus ada countinue untuk mencapai goal yang diharapkan," ucapnya.

Kepala Disnaker-PMPTSP Kota Malang itu juga, juga memilihi komitmen, yang kemudian dilanjutkan ke loyalitas dan profesional.

Komitmen di sini dipilih, karena harus memiliki komitmen dalam mengabdi dengan baik dan berkarya dengan maksimal.

"Termasuk yang kedua loyalitas kita pada institusi harus melalui salam satu jiwa, agar terbangun sinergitas yang baik dan kemudian saya kira profesionalitas dapat mengikutinya," tandasnya.

Sumber: SuryaMalang
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved