Breaking News:

Penanganan Covid

Ini Varian Baru Virus Corona Bernama Virus 'Eek' atau E484K, Disebut Kebal Vaksinasi Covid-19

Virus E484K merupakan salah satu mutasi dari virus corona B.1.1.7 dan diduga dapat memengaruhi efikasi vaksin Covid-19.

The Scotsman
Ilustrasi Varian Baru Virus Corona 

SURYAMALANG.COM - Virus Corona atau Covid-19 terus mengalami mutasi hingga muncul varian baru virus Corona.

Salah satu varian baru virus corona yang ditemukan dan telah diidentifikasi dengan nama E484K atau yang dikenal dengan nama "Eek'.

Virus Eek ini disebut lebih mudah menular dan dikenal dapat mengurangi efektivitas vaksin Covid-19.

Juru Bicara Kementerian Kesehatan untuk Vaksinasi Covid-19 Siti Nadia Tarmizi mengatakan, satu kasus mutasi virus corona E484K ditemukan di DKI Jakarta.

Virus E484K merupakan salah satu mutasi dari virus corona B.1.1.7 dan diduga dapat memengaruhi efikasi vaksin Covid-19.

Nadia mengatakan, kasus tersebut ditemukan saat pemeriksaan oleh Lembaga Eijkman pada Februari 2021 dan pasien sudah dinyatakan sembuh.

Varian baru dengan nama E484K atau yang dikenal dengan nama "Eek" ini pertama kali ditemukan di Afrika Selatan dan Brasil.

Istilah “Eek” pada varian baru ini berasal dari bahasa Inggris, yakni exclamation yang menunjukkan ekspresi terkejut, takut, atau peringatan.

Menurut laporan Channel News Asia, mutasi baru virus corona tersebut dapat mengurangi perlindungan yang ditawarkan oleh vaksin saat ini.

Bahkan, laporan tersebut mengatakan bahwa virus "Eek" juga kebal terhadap antibodi yang terbentuk alami setelah seseorang terinfeksi Covid-19.

Halaman
123
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved