Breaking News:

Berita Mojokerto Hari Ini

Seorang Perempuan Duduk di Tengah Rel Saat Dini Hari, Tewas Tersambar KA Bima di Mojokerto 

Jenazah korban terpental setelah terseret Kereta Api Bima dan ditemukan dari KM 64+2 sampai KM 64+0 petak jalan dalam kondisi luka parah.

SURYAMALANG.COM/Mohammad Romadoni
Petugas melakukan olah TKP perempuan tewas tertabrak kereta api di perlintasan KM 64+9, di Dusun Wateslor, Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto  Jumat (9/4/2021). 

Penulis : Mohammad Romadoni , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, MOJOKERTO - Seorang perempuan tewas mengenaskan tersambar Kereta Api Bima tujuan Jakarta- Surabaya di perlintasan KM 64+9, di Dusun Wateslor, Desa Balongwono, Kecamatan Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jumat (9/4/2021).

Perempuan yang akhirnya diketahui bernama Siti Ulifah (40) warga Desa Modongan, Kecamatan Sooko, Kabupaten Mojokerto itu disebut sempat duduk di tengah rel sebelum tersambar kereta api.

Tubuh korban yang tidak utuh lagi pertama kali ditemukan warga sekitar pukul 04.00 WIB.

Jenazah korban terpental setelah terseret Kereta Api Bima dan ditemukan dari KM 64+2 sampai KM 64+0 petak jalan dalam kondisi luka parah.

Seorang warga setempat, Pujianto (40) mengatakan dia melihat ceceran darah dan potongan tubuh saat hendak menunaikan ibadah salat Subuh di masjid, pada pukul 04.00 WIB.

Awalnya ia mengira potongan tubuh manusia dan ceceran darah itu dari bangkai hewan. 

"Tadinya mengira itu bangkai hewan karena penasaran dari masjid saya pastikan lagi ternyata itu jasad orang yang tertabrak kereta api," ungkapnya, Jumat (9/4/2021).

Pujianto menghubungi aparat desa yang diteruskan ke Polsek Trowulan dan mendatangi lokasi lokasi kejadian.

Tidak ada yang mengenal korban karena kondisi jenazah sudah tidak utuh.

Halaman
12
Penulis: Mohammad Romadoni
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved