Breaking News:

Gempa di Jawa Timur

Akibat Guncangan Gempa, Atap Galvalum Tiga Ruang Kelas MAN 2 Turen Malang Ambruk

galvalum tiga ruang kelas di MAN 2 Turen Malang yang terletak di Jalan Mayor Damar No 35,  Bokor, Pagedangan, Turen, Kabupaten Malang mengalami ambruk

SURYAMALANG.COM/Kukuh Kurniawan
Kondisi ruang lab bahasa MAN 2 Turen Malang yang tertimbun reruntuhan atap galvalum akibat gempa, Sabtu (10/4/2021). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Akibat terkena guncangan gempa bermagnitudo 6,1, atap galvalum tiga ruang kelas di MAN 2 Turen Malang yang terletak di Jalan Mayor Damar No 35,  Bokor, Pagedangan, Turen, Kabupaten Malang mengalami ambruk, Sabtu (10/4/2021) siang.

Staf Tata Usaha MAN 2 Turen Malang, Wahid Firdaus (25) menjelaskan kronologi kejadian tersebut.

"Jadi saat itu saya berada di ruang lab komputer yang ada di lantai dua, sedangkan dua guru lainnya berada di ruang guru yang ada di lantai bawah. Lalu sekitar pukul 14.00 WIB, gempa tersebut terjadi," ujarnya kepada SURYAMALANG.COM.

Ia pun merasakan bahwa guncangan gempa itu semakin lama semakin kencang. Karena makin mengkhawatirkan, akhirnya ia pun keluar ruangan dan langsung bergegas menuju ke tangga sekolah, hendak keluar ke halaman sekolah untuk menyelamatkan diri.

"Namun saat saya keluar dari ruang lab komputer itu, ternyata kondisi atap galvalum tiga ruang sekolah yang berada di lantai dua sudah ambruk. Tiga ruang sekolah yang atapnya ambruk itu, adalah dua ruang kelas dan satu ruang lab bahasa. Dan ketiga ruang sekolah yang atap galvalumnya ambruk, berada di bagian sebelah utara," jelasnya.

Karena guncangan masih terasa, ia pun memberanikan diri menuju ke tangga sekolah. Meskipun reruntuhan atap galvalum, menutupi akses tangga sekolah.

"Pada saat saya memberanikan diri  menuruni tangga sekolah, kepala saya kejatuhan pecahan atap galvalum hingga berdarah," tambahnya.

Meski begitu ia tak menghiraukan kepalanya yang sudah berdarah. Dan tetap berusaha menuju ke halaman sekolah, untuk menyelamatkan diri.

Setelah gempa tersebut selesai, ia bersama staf guru dan staf sekolah lainnya kembali masuk ke dalam sekolah. Untuk mengecek kondisi kerusakan sekolah secara detail.

"Saat dicek lebih detail, kerusakan bangunan paling parah hanya ada di tiga ruang sekolah yang berada di lantai dua. Yaitu dua ruang kelas dan satu lab bahasa itu, di mana atap galvalumnya ambruk semua. Sedangkan ruangan sekolah yang berada di lantai dua sebelah selatan dan lantai bawah aman, hanya lepas plafonnya," bebernya.

Halaman
12
Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved