Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Melukis Bikin Lea Lunetta Shelmadisha Merasa Bebas Berkespresi dan Menuangkan Perasaan

Melukis membuat Lea Lunetta Shelmadisha merasa bebas berkespresi dan menuangkan perasaan.

Lea Lunetta Shelmadisha. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Melukis membuat Lea Lunetta Shelmadisha merasa bebas berkespresi dan menuangkan perasaan.

"Ketika tidak bisa mengungkapkan lewat kata-kata, saya menumpahkan seluruh emosi pada lukisan," kata Lea kepada SURYAMALANG.COM, Sabtu (10/4/2021).

Bagi mahasiswi Fakultas Ilmu Budaya Universitas Airlangga (Unair) Surabaya ini, melukis bukan tentang benar atau salah.

Gambar tidak proposional atau warna tabrak lari pun, bukan jadi masalah.

"Bagi saya, melukis seperti healing bagi saya. Saya bisa menemukan diri sendiri lewat setiap goresan kuas dan warna-warni kehidupan," kata cewek kelahiran 26 September 2001.

Lea banyak mengusung objek perempuan karena bisa mewakili dirinya.

"Kalau sekadar menggambar atau corat-coret, saya sudah terbiasa sejak kecil. Itu sebagai wadah mencurahkan emosi. Saya baru menggeluti melukis sejak 2019 saat fase down," ungkap Lea.

Peserta Peksiminas 2020 ini belum tahu akan menggeluti bidang ini secara profesional atau tidak.

"Tapi, saya akan tetap melukis apapun keadaannya. Itu satu-satunya hal yang membuat saya merasa hidup," terangnya.(Christine Ayu Nurchayanti)

Editor: Zainuddin
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved