Breaking News:

Berita Surabaya Hari Ini

Vaksinasi Covid-19 di Surabaya Mulai Jangkau Kalangan Pesantren

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi pun meninjau jalannya vaksinasi, Senin (12/4/2021) untuk kalangan pesantren.

SURYAMALANG.COM/Bobby
Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi meninjau jalannya vaksinasi, Senin (12/4/2021) di Pondok Pesantren As Salafi Al Fithrah Surabaya. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Vaksinasi di Kota Surabaya mulai menyasar kalangan pesantren. Melalui upaya ini, Pemkot Surabaya menegaskan penyelenggaraan sekolah tatap muka hingga ibadah Ramadhan di pesantren bisa dilakukan dengan nyaman.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi pun meninjau jalannya vaksinasi, Senin (12/4/2021) untuk kalangan pesantren. Cak Eri pagi-pagi berkunjung ke Pondok Pesantren As Salafi Al Fithrah Surabaya.

Di tempat ini, petugas mendirikan posko untuk vaksinasi. "Di sini ada sekitar 300 ulama dan pengasuh pesantren yang mengikuti vaksinasi. Mereka menjadi target vaksinasi, bersama guru dan para dosen," kata Cak Eri ketika ditemui di sela kunjungan.

Pelaksanaan vaksinasi di Ponpes yang berada Jalan Kedinding Lor No. 99 Surabaya ini merupakan rangkaian vaksinasi di sejumlah pondok pesantren lain.

"Sebelumnya, kami juga sudah mendata target vaksin dari kalangan pesantren," katanya.

Di harapkan, pelaksanaan vaksinasi ini bisa membuat nyaman pembelajaran di pesantren yang mulai dilakukan dengan tatap muka. Sekalipun, pelaksanaan protokol kesehatan tetap dilakukan secara ketat.

Misalnya, sebelum siswa masuk pesantren harus terlebih dahulu melalui uji Covid-19. Kemudian, harus melalui karantina selama 14 hari.

Baru kemudian mengikuti pembelajaran di pesantren. "Kalau sudah masuk pesantren, santri juga nggak boleh keluar. Orang tua/wali murid pun dilarang menjenguk," katanya.

Hanya kalangan pengasuh dan ulama yang biasanya harus keluar pesantren untuk menghadiri acara, misalnya undangan pengajian. "Nah, dengan divaksin para kiai dan ulama kita juga nyaman. Sebab, harus keluar-masuk pesantren," terangnya.

Tak hanya saat sekolah, vaksinasi ini diharapkan membuat nyaman ibadah. Sekalipun demikian, Cak Eri menegaskan bahwa ibadah Shalat Tarawih hingga Ibadah lainnya tetap dengan memperhatikan protokol kesehatan. 

Halaman
12
Penulis: Bobby Constantine Koloway
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved