Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Wakil Ketua Komisi X Dede Yusuf Apresiasi Malang Tak Wajibkan Rapid Antigen Buat Peserta UTBK-SBMPTN

Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf, meninjau Kegiatan hari pertama sesi kedua UTBK-SBMPTN di Universitas Brawijaya (UB).

sylvianita widyawati/suryamalang.com
Rektor Universitas Brawijaya (kiri) Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS melihat lokasi UTBK-SBMPTN di FIA UB bersama Wakil Ketua Komisi X DPR RI Dede Yusuf, Senin (12/4/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Sylvianita Widyawati
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf, meninjau Kegiatan hari pertama sesi kedua UTBK-SBMPTN di Universitas Brawijaya (UB).

Ia dan rombongan datang bersama Wali Kota Malang, Sutiaji, Senin (12/4/2021), dan melihat lokasi ujian di lantai 6 FIA UB. 

"Prinsipnya kami datang ke UTBK-SBMPTN di UB ini untuk melihat prokes," jelas Dede Yusuf pada wartawan.

Ia juga mengapresiasi Kota Malang karena peserta ujian tidak wajib melakukan rapid antigen, sebab biaya rapid antigen juga mahal, sekitar Rp 120.000.

"Kami dapat keluhan dari para siswa soal wajib rapid antigen ini. Ternyata di Kota Malang tidak ada," kata Dede.

Ia mendapat penjelasan dari Wali Kota Malang jika umumnya peserta UTBK sudah berhari-hari di Malang sebelum ujian.

"Masak mau ujian harus rapid. Sedang pasar dan mal, pengunjung datang tanpa rapid. Sedang anak-anak berjuang untuk masa depan harus rapid," terang Dede. 

Sementara Rektor UB, Prof Dr Ir Nuhfil Hanani MS, menambahkan tidak ada rapid antigen karena UB menerapkan prokes ketat.

Bahkan sejak dari gerbang kampus sudah ada pemeriksaan suhu.

Halaman
12
Penulis: Sylvianita Widyawati
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved