Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Kuatkan UMKM, Wali Kota Malang Minta Pengadaan Barang dan Jasa 40 Persen Berasal dari UMKM

Dalam Perpres yang berlaku sejak 2 Februari 2021 tersebut, membuka Peluang UMKM dan Koperasi mengikuti Pengadaan Pemerintah hingga Rp 15 miliar.

rifky edgar/suryamalang.com
Wali Kota Malang, Sutiaji, saat menghadiri workshop berkaitan dengan PJU Smart di Hotel Santika Kota Malang, Selasa (6/4/2021). 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Pemkot Malang terus melakukan upaya untuk memperkuat Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM). Salah satunya, melalui implementasi Tugas dan kewenangan PP/KPA sesuai Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2021 dan Permendagri No. 77 Tahun 2020, dalam pengadaan barang dan jasa.

Dalam Perpres yang berlaku sejak 2 Februari 2021 tersebut, membuka Peluang UMKM dan Koperasi mengikuti Pengadaan Pemerintah hingga Rp 15 miliar.

Artinya, pemerintah menaikkan batasan paket pengadaan untuk usaha mikro dan usaha kecil menjadi enam kali lipat dari nilai sebelumnya, yang hanya Rp 2,5 miliar.

Sejalan dengan hal tersebut, Walikota Malang juga sudah membuat Surat Edaran (SE) No 5 tahun 2021 tentang Prioritaskan Penggunaan Produk UMKM serta pelaku ekonomi kreatif dalam pengadaan barang dan jasa.

"Penekanannya adalah keharusan 40 persen, harus memakai produk UMKM. Ini mendorong kesiapan berkaitan dengan UMKM itu," ujar Wali Kota Malang, Sutiaji kepada SURYAMALANG.COM, Selasa (13/4/2021).

Dirinya juga menjelaskan, bahwa hal tersebut merupakan salah satu komitmen Pemkot Malang untuk memperkuat ekonomi kerakyatan. Dengan memberdayakan produk lokal, maka Indeks Pembangunan Manusia (IPM) akan ikut naik.

"Sehingga, apa yang disampaikan Perpres No 12 harus diikuti. Tidak ada alasan untuk tidak pakai produk lokal," tegasnya.

Sutiaji pun meminta Dinas Koperasi, Perindustrian dan Perdagangan (Diskopindag) Kota Malang untuk melakukan pendataan terkait jumlah UMKM yang ada.

“PR besar adalah di Diskopindag. Satu, menginventarisir jumlah UMKM. Kedua kurasi UMKM dan ketiga, memasukkannya ke dalam aplikasi," tandasnya.

Penulis: Kukuh Kurniawan
Editor: eko darmoko
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved