Inikah Jawaban Mengapa Indonesia Susah Menembus Piala Dunia? Bambang Pamungkas dan Basna Buka Suara

Inikah Jawaban Mengapa Indonesia Susah Menembus Piala Dunia? Bambang Pamungkas dan Yanto Basna Buka Suara

Editor: eko darmoko
PSSI
Para pemain Timnas Indonesia U-23 melakukan selebrasi usai gol Osvaldo Haay (depan) ke gawang Thailand pada laga Grup B SEA Games 2019, Selasa (26/11/2019). 

SURYAMALANG.COM - Piala Dunia adalah pagelaran akbar yang menjadi impian tiap negara untuk ikut berpartisipasi, termasuk Timnas Indonesia.

Di zaman pasca-kemerdekaan ini, Timnas Indonesia belum sekali pun berlaga di pentas Piala Dunia.

Menilik ke belakang, Indonesia pernah tampil di Piala Dunia 1938 di Perancis.

Saat itu, Indonesia yang masih dijajah Belanda, tampil di Piala Dunia 1938 menggunakan nama Hindia Belanda.

FIFA mencatat bahwa Indonesia adalah negara Asia pertama yang berlaga di Piala Dunia.

Kini, di zaman modern pasca-kemerdekaan, melihat Timnas Indonesia tampil di Piala Dunia adalah mimpi terbesar bagi pecinta sepak bola di Tanah Air.

Sepak bola adalah olahraga yang sangat populer di Indonesia.

Meski demikian, Timnas Merah Putih masih sulit meraih prestasi di level internasional.

Jangankan ke Piala Dunia, di Asia Tenggara saja Timnas Indonesia belum mampu menorehkan prestasi membanggakan.

Pada ajang Piala AFF, prestasi terbaik Indonesia adalah lima kali runner-up.

Adapun, turnamen sepak bola negara-negara ASEAN itu dikuasai oleh Thailand yang mengoleksi lima gelar, disusul Singapura (4), Vietnam (2), dan Malaysia (1).

Lantas mengapa Timnas Indonesia sulit mengukir prestasi di level internasional atau bahkan lolos ke Piala Dunia?

Mantan penyerang Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas, mengatakan bahwa prestasi tidak bisa diraih secara instan.

Bambang Pamungkas saat membela Persija Jakarta di Piala Presiden 2018
Bambang Pamungkas saat membela Persija Jakarta di Piala Presiden 2018 (Instagram/bepe20)

Menurut Bambang, dibutuhkan rencana jangka panjang agar sepak bola Indonesia bisa berprestasi.

Halaman
123
Sumber: Kompas.com
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved