Berita Malang Hari Ini

PPDB SMKN 2021 di Jatim akan Diberlakukan Sistem Zonasi 10 Persen

Kepala Dindik Jatim, Wahid Wahyudi, mengatakan PPDB Jatim 2021 ini ada zonasi di jenjang SMK.

Penulis: Sylvianita Widyawati | Editor: isy
SURYAMALANG.COM/Fatimatus Zahroh
Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur Wahid Wahyudi 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Sylvianita Widyawati
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Ada beberapa hal baru dalam PPDB Jatim yang mengatur masuk SMKN dan SMAN tahun ini.

Kepala Dindik Jatim, Wahid Wahyudi, mengatakan PPDB Jatim 2021 ini ada zonasi di jenjang SMK.

"Tahun sebelumnya tidak ada," jelas Wahid pada suryamalang.com saat bertemu di Bakorwil Malang beberapa waktu lalu.

Zonasi yang diberlakukan adalah 10 persen untuk SMK.

"Zonasi ini untuk mengukur jarak. Pendaftar boleh dari dalam zona dan luar zona," jelas Wahid.

Misalkan ketika ada SMKN berbatasan antara kota/kabupaten lain.

Jika misalnya dari jarak rumah-sekolah peserta dari kabupaten lebih dekat dengan SMKN di kota, maka ia bisa diterima di sekolah itu.

Hal ini untuk mengakomodir kebutuhan masyarakat.

Sedang untuk zonasi di SMA, masih tetap 50 persen.

"Yang penting lagi isunya adalah surat keterangan domisili diperketat. Ini hanya berlaku jika ada bencana alam dan sosial. Kalau adanya Covid-19 adalah bencana non alam," terangnya.

Hal beda lainnya adalah untuk jalur prestasi non-akademik boleh dari lomba tidak berjenjang. 

Tahun sebelumnya harus berjenjang dan diadakan pemerintah.

Sekarang, jika penyelenggara swasta juga diakomodir.

Nanti yang membedakan adalah skornya.

Untuk lomba beregu, skornya pasti lebih rendah jika dibanding lomba individu.

Saat ini proses di PPDB Jatim adalah verifikasi nilai rapor siswa sampai 17 April 2021 pukul 12.00 WIB.

Nilai rapornya adalah semester satu sampai lima.

  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved