Nasib Pria dan Wanita Mandi Bareng di Bak Truk Biar Viral Diciduk Polisi, Ngaku Sering Melakukannya

Nasib pria dan wanita mandi bareng di bak truk biar viral diciduk polisi, ngaku sering melakukannya

Penulis: Sarah Elnyora | Editor: eko darmoko
Suryamalang.com/kolase TribunSolo.com/Istimewa
Aksi pria dan wanita mandi di bak truk di Jalan Raya Sukowati, Kelurahan Nglorog, Sragen viral 

SURYAMALANG.COM, MALANG - Nasib pria dan wanita mandi bareng di bak truk supaya viral di media sosial diciduk polisi.

Pria dan wanita yang terdiri dari puluhan remaja ini nekat melakukan aksi mandi bersama di bak truk dengan dalih menyambut Ramadan. 

Setelah video sekelompok muda-mudi ini viral, Polres Sragen langsung mengusutnya. 

Video awalnya viral setelah dibagikan akun @ketoprak_jawa Minggu, (18/4/2021) dan telah medapat 18.722 like. 

Dalam unggahannya, akun itu menampilkan kolase foto sejumlah orang mendapat pengarahan personel kepolisian serta video pernyataan dari seseorang untuk tidak mengulangi aksi tersebut.

Unggahan tersebut dilengkapi dengan caption sebagai berikut :  

Aksi Kungkum diatas bak dumptruck kemarin di sragen akhirnya tercyduk oleh satuan lalu lintas polres sragen @satlantaspolressragen , bisa buat pelajaran untuk yg lain agar selalu taat lalu lintas dan tidak membuat hal konyol supaya viral dengan membahayakan diri sendiri maupun orang lain.. #ketoprakjowo’.

Baca juga: Gisella Anastasia Gak Heran Gading Marten Putus dari Karen Nijsen, Ibu Gempi: Mereka Emang Gitu Sih

Atas viralnya unggahan itu, Kanit Tunjawali Satlantas Sragen, Ipda Joni Kurniawa membenarkan aksi tersebut berada di Sragen, tepatnya Jalan Sukowati, Nglorog, Kecamatan/Kabupaten Sragen.

Sebanyak 11 orang yang diduga terlibat dalam aksi nyeleneh tersebut telah ditangkap dan mendapat pengarahan dari kepolisian.

Mereka diketahui berasal dari Ngrandu, Kabupaten Sragen. 

Joni mengungkapkan 11 orang tersebut sudah sering melakukan aksi nyeleneh tersebut tiap tahunnya.

“Dalam rangka menyambut ramadan atau padusan, mereka mengakui sering melakukanya. Alih-alih ingin viral aksinya mereka lakukan dengan beda,” kata Joni kepada TribunSolo.com, Minggu (18/4/2021) artikel 'Viral, Aksi Kungkum di Bak Dump Truk Kawasan Sragen, Ini Penjelasan Polisi'.

Polisi mengetahui aksi konyol muda-mudi tersebut dari laporan warga.

Sejumlah personel lalu diterjunkan untuk mengecek kebenaran laporan tersebut sebelum akhirnya melakukan pemanggilan terhadap 11 orang itu.

Berikut fakta-fakta selengkapnya:

1. Ada 11 Pemuda dan Pemudi

Aksi pria dan wanita mandi di bak truk di Jalan Raya Sukowati, Kelurahan Nglorog, Sragen
Aksi pria dan wanita mandi di bak truk di Jalan Raya Sukowati, Kelurahan Nglorog, Sragen (TribunSolo.com/Istimewa)

Baca juga: Viral Emak-emak Awet Muda, Cowok Gebetan Putrinya Malah Naksir Mama, Nyesek Susah Punya Pacar

Kanit Tunjawali Satlantas Polres Sragen, Ipda Joni Kurniawan mengatakan, aksi yang meresahkan masyarakat itu terungkap pada Sabtu (17/4/2021) sore.

Pihaknya menerima laporan warga setelah viral, sehingga sejumlah personel diterjunkan untuk mengecek kebenaran laporan.

"Akhirnya kami melacak dan melakukan pemanggilan, ada 11 orang itu," kata dia Minggu (19/4/2021) dikutip dari TribuSolo.com artikel '4 Fakta Pria dan Wanita Mandi di Bak Truk Keliling Sragen : Akui Ingin Viral Tapi Sering Melakukanya'.

Adapun aksi mereka yakni keliling Bumi Sukowati.

Di antaranya di Jalan Raya Sukowati, Kelurahan Nglorog, Kecamatan/Kabupaten Sragen.

Ada sejumlah ABG yang mendi di atas bak truk berisi air dengan suka cita, sementara dua wanita tampak menyopir dan menjadi kernet.

Bahkan mereka tampak semringah sembari memercikkan air ke jalanan.

"Ramadhan tiba, Ramadhan tiba, tiba-tiba Ramadhan...," begitu mereka histeris di atas truk.

2. Ingin Viral

Aksi pria dan wanita mandi di bak truk di Jalan Raya Sukowati, Kelurahan Nglorog
Aksi pria dan wanita mandi di bak truk di Jalan Raya Sukowati, Kelurahan Nglorog (TribunSolo.com/Istimewa)

Selingkuh saat Sahur, Cowok Menyusup ke Kamar Kos Cewek, Hubungan Intim Berulang Kali Sebelum Imsak

Menurut Kanit Tunjawali Satlantas Polres Sragen, Ipda Joni Kurniawan, mereka melakukan aksi tersebut supaya bisa viral di media sosial.

“Dalam rangka menyambut Ramadan atau padusan, alih-alih ingin viral," ungkap dia.

Namun Ipda Joni menerangkan, jika dari keterangannya mereka melakukan aksinya sudah beberapa kali saat datangnya Ramadhan.

"Mereka mengakui sering melakukanya," aku dia. 

Saat memenuhi pemanggilan, Joni menuturkan pelaku bersikap kooperatif dengan petugas.

“Mereka semua kooperatif datang semua,” tuturnya.

3. Minta Maaf 

Para pelaku aksi mandi di atas bak dump truk yang ditertibkan polisi
Para pelaku aksi mandi di atas bak dump truk yang ditertibkan polisi (TribunSolo.com/ Istimewa)

Setelah berhasil diamankan polisi, mereka yang berasal dari Desa Banaran, Kecamatan Sambungmacan itu lantas dimintai keterangan.

Tak hanya itu, menurut Ipda Joni Kurniawan, mereka wajib menandatangi permintaan maaf di atas kertas bermaterai.

Termasuk surat pernyataan tidak mengulangi perbuatannya lagi diketahui kades setempat.

Bahkan secara terbuka mereka membacakan permintaan maaf di hadapan publik dengan berjajar dan berlatar belakang truk yang digunakan untuk kungkum.

“Kkami arahkan untuk memberikan pernyataan untuk tidak mengulangi aksi,” jelas dia.

Joni menuturkan 11 orang yang dipanggil tersebut untuk sementara mendapat peringatan dan tidak ada penahanan.

“Karena masih sosialisasi operasi keselamatan,” katanya.

4. Disebut aksi konyol 

Kanit Tunjawali Satlantas Polres Sragen, Ipda Joni Kurniawan menerangkan, polisi lantas memberikan pembinaan terhadap para pemuda karena hal itu melanggar peraturan.

Dikatakan, aksi viralnya membahayakan keselamatan mereka yang di atas truk yang semestinya untuk barang hingga para pengendara jalan lainnya.

“Ya setelah kami ketehui langsung kami laporkan ke kelurahan mereka tinggal,” ujarnya. 

Jika kedepan ditemukan aksi konyol kembali, pihak satlantas mengatakan akan melakukan penindakan penyitaan pada kendaran trucknya. 

“Ya kami imbau untuk tidak neko-neko dan membuat aksi konyol supaya viral,” tandasnya.

Pihaknya meminta warga lain jangan sampai melakukan hal yang tidak ada manfaatnya itu. 

Penulis: Sarah Elnyora/ SURYAMALANG.COM

Ikuti berita viral dan video viral lainnya. 

Sumber: Surya Malang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved