Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Latar Belakang Sengketa Lahan 68 Ha di Dampit Malang antara PT Wonokoyo Jaya Corporindo Vs Warga

Polemik sengketa lahan antara PT Wonokoyo Jaya Corporindo dan warga di Desa Majang Tengah, Dampit, Kabupaten Malang masuk persidangan

erwin wicaksono/suryamalang.com
Departemen Aset Manajemen PT Wonokoyo Jaya Corporindo, Julius Siwalette. 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Erwin Wicaksono
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Polemik sengketa lahan seluas 68 hektare di Desa Majang Tengah, Dampit, Kabupaten Malang antara PT Wonokoyo Jaya Corporindo dan warga masuk meja hijau alias persidangan.

Agenda persidangan pembacaan keterangan saksi digelar di Pengadilan Negeri Kepanjen pada Selasa (20/4/20201).

Departemen Aset Manajemen PT Wonokoyo Jaya Corporindo, Julius Siwalette menceritakan kronologi pembelian aset lahan seluas 68 hektare di Desa Majang Tengah.

Julius menegaskan telah membeli lahan tersebut secara legal dari PT Margosuko pada tahun 2018.

Legalitas tersebut berupa sertifikat hak milik.

Alhasil, PT Wonokoyo Jaya Corporindo bersikukuh telah memiliki legalitas kepemilikan lahan seluas 68 hektare tersebut.

"Saat kami melakukan jual beli, sudah ada rekomendasi hak guna usaha. Sertifikat itu sudah diperpanjang. Perpanjangan setelah 6 bulan atau 1 tahun itu beralih ke kita (dari PT Margosuko). Jual beli kami MOU pada 2018," ujar Julius ketika ditemui usai persidangan.

Julius mengkiaskan pihaknya tidak akan melakukan investasi pembelian lahan tanpa disertai legalitas yang sah.

Ke depan, lahan seluas 68 hektare itu akan dijadikan sebagai pabrik industri perunggasan terpadu.

Halaman
1234
Penulis: Mohammad Erwin
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved