Breaking News:

Berita Lumajang Hari Ini

Polres Lumajang Siapkan 3 Pos Penyekatan untuk Halau Pemudik

Polres Lumajang akan mendirikan tiga titik pos penyekatan guna mencegah angkutan pemudik Lebaran 1442 Hijriah

tony hermawan/suryamalang.com
Kasatlantas Polres Lumajang, AKP Bayu Halim Nugroho, saat ditemui di ruangannya, Selasa (20/4/2021). 

Berita Lumajang Hari Ini
Reporter: Tony Hermawan
Editor: Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | LUMAJANG - Polres Lumajang akan mendirikan tiga titik pos penyekatan guna mencegah angkutan pemudik Lebaran 1442 Hijriah yang hendak ke Kota Pisang.

"Benar mulai tanggal 6-17 kami akan lakukan penyekatan di 3 titik perbatasan," Kasatlantas Polres Lumajang AKP Bayu Halim Nugroho, Selasa (20/4/2021).

Bayu melanjutkan pada penyekatan ini pihaknya akan mengerahkan ratusan personel di wilayah perbatasan.

Petugas siap bersiaga menghalau kedatangan pemudik yang akan menuju Lumajang.

Meski demikian, ia tidak berkenan menunjukkan kawasan mana yang akan menjadi titik penyekatan.

Hal ini untuk menghindari pemudik mengetahui titik-titik mana saja yang dijaga.

"Kalau dikasih tahu nanti pemudik paham mana saja yang dijaga, intinya petugas akan stand by di semua perbatasan," ujarnya.

Kendati demikian, kata Bayu, ada sejumlah kendaraan yang boleh lewat saat aturan mudik berlaku.

Kendaraan yang boleh masuk Lumajang seperti ambulans, mobil jenazah, kendaraan dinas, kendaraan logistik, dan kendaraan pengangkut bahan bakar.

Sedangkan pengeculian bagi masyarakat yang boleh yaitu para pekerja pemerintah/swasta dan dapat menunjukkan surat tugas dari perusahaan.

Pengecualian juga diberlakukan bagi masyarakat yang memiliki keperluan mendesak, seperti menjenguk keluarga yang sakit atau kunjungan duka anggota keluarga yang meninggal dunia.

"Konsepnya sama dari pusat tidak ada yang dirombak. Ya penyekatannya mirip seperti PSBB itu," jelasnya.

Sementara untuk diketahui, dalam upaya memutus mata rantai persebaran COVID-19, Pemerintah pusat kembali memberlakukan larangan mudik masyarakat pada Hari Raya Idul Fitri.

Sebab dari hasil tinjauan pemerintah, libur panjang dan aktivitas mobilitas masyarakat yang tinggi kerap menyebabkan penyebaran kasus Covid-19 naik.

Penulis: Tony Hermawan
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved