Breaking News:

Ramadan 2021

Sertifikasi Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Wajib Jamaah Umrah, Berikut Aturan Salat di Masjidil Haram

Sertifikasi Vaksin Covid-19 Jadi Syarat Wajib Jamaah Umrah, Berikut Aturan Salat di Masjidil Haram

Editor: eko darmoko
STR
Jamaah berbaris ketika keluar setelah mereka mengelilingi Kabah di Masjidil Haram, Arab Saudi, Rabu, 29 Juli 2020. 

Setelah Nabi Muhammad SAW menuntaskan perjalanan Isra, kemudian beliau melanjutkan perjalanan Miraj menuju langit bertemu dengan para nabi, para malaikat, dan Allah SWT.

Ibnu Ishaq berkata: “Demikianlah yang terjadi dengannya hingga sampai di langit ketujuh, lalu beliau bertemu dengan Tuhan-Nya dan Allah mewajibkan kepadanya lima puluh salat wajib dalam sehari.”

Setelah mendapat perintah salat lima puluh, Nabi Muhammad SAW turun dan berpapasan dengan Nabi Musa. Terjadilah dialog atau percakapan antara Nabi Muhammad SAW dengan Nabi Musa tentang jumlah salat.

Nabi Musa beranggapan bahwa salat lima puluh kali sangat berat untuk diterapkan kepada umat Nabi Muhammad SAW. Nabi Musa meminta Nabi Muhammad SAW menemui Allah SWT kembali untuk meminta keringanan.

Singkat kisah, setelah bolak-balik menemui Allah SWT untuk meminta keringanan ihwal jumlah salat, Nabi Muhammad SAW pun menyampaikan kepada Nabi Musa bahwa jumlah salat dikurangi menjadi lima kali. Namun, Nabi Musa menganggap salat lima waktu masih terlalu berat untuk diterapkan kepada umat.

Nabi Musa meminta Nabi Muhammad SAW kembali meminta keringanan kepada Allah SWT, namun Nabi Muhammad SAW sungkan karena terus-terusan meminta keringanan kepada Allah SWT.

Tentang hal ini, dalam Sirah Nabawiyah Nabi Muhammad SAW berkata (Hadits Shahih Bukhari Muslim): “Aku telah bolak-balik menghadap Tuhanku dan meminta-Nya hingga aku merasa malu kepada-Nya. Aku tidak melakukannya lagi.” (SURYAMALANG.COM/Eko Darmoko)

Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved