Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

8 Sasaran Kinerja di LKPJ 2020 Belum Tercapai, Begini Reaksi Wali Kota Malang Sutiaji

Di dalam LKPJ tersebut, DPRD Kota Malang mencatat ada 8 sasaran strategis yang belum tercapai target indikatornya dari 12 sasaran.

rifky edgar/suryamalang.com
Penandatanganan hasil pembahasan LKPJ Wali Kota Malang Sutiaji tahun anggaran 2020 yang telah dilakukan oleh Ketua DPRD Kota Malang, I Made Rian Diana Kartika, Rabu (21/4/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Rifky Edgar
Editor Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - DPRD Kota Malang memberikan perhatian serius terkait dengan capaian kinerja pemerintah kota Malang yang tertuang dalam perjanjian kinerja laporan keterangan pertanggungjawaban Wali Kota Malang tahun anggaran 2020.

Di dalam LKPJ tersebut, dewan mencatat ada 8 sasaran strategis yang belum tercapai target indikatornya dari 12 sasaran.

Artinya, hanya ada 4 sasaran strategis yang dapat mencapai target, di antaranya ialah indeks kesehatan, indeks daya beli, indeks kepuasan layanan infrastruktur dan persentase Perda yang ditegakkan.

Sedangkan 8 sasaran strategis yang belum mencapai target adalah indeks pendidikan, persentase pertumbuhan ekonomi kreatif, indeks kualitas lingkungan hidup daerah, indeks pembangunan masyarakat dan gender, kualitas sistem kelembagaan yang efektif, indeks profesionalitas ASN indeks kematangan SPBE dan persentase penurunan pmks.

"Kami meminta perhatian serius atas tidak tercapainya 8 target tersebut. Diharapkan di tahun mendatang, semua program dan kegiatan bisa bertumpu terdapat capaian target indikatornya," ucap Wakil Ketua DPRD Kota Malang, Rimzah.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Malang Sutiaji mengatakan bahwa belum tercapainya 8 sasaran strategis tersebut diakibatkan karena pandemi masih berlangsung.

Sutiaji menuturkan akibat pandemi ini pertumbuhan ekonomi juga belum stabil secara nasional.

Hal tersebut membuat indeks yang disampaikan baik oleh gubernur maupun presiden tidak tercapai sesuai dengan yang seharusnya.

"Apa yang disampaikan bukan berarti tidak beralasan, beralasan sekali. Ya memang belum tercapai itu karena posisi pertumbuhan ekonomi kita secara nasional belum saat pandemi berlangsung," ucapnya.

Halaman
12
Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved