Breaking News:

Penanganan Covid

Bantu Kemudahan Vaksinasi Bagi Lansia, KILLCOVID-19 Luncurkan Layanan Home Delivery dan Home Care

Komunitas Lawan Libas COVID-19 atau KILLCOVID-19 luncurkan layanan Home Delivery dan Home Care untuk bantu Lansia mendapat layanan vaksin Covid-19.

SURYAMALANG.COM/Akira Tandika
Peresmian layanan Home Delivery dan Home Care yang digagas oleh Komunitas Lawan Libas COVID-19 atau KILLCOVID-19 untuk menjalankan program 10.000 Lansia untuk Negara. 

Penulis : Akira Tandika , Editor : Dyan Rekohadi

SURYAMALANG.COM, SURABAYA - Upaya untuk meningkatkan jumlah warga lanjut usia (Lansia) yang mendapat vaksinasi Covid-19 terus digalakkan.

Selain beragam cara dan program yang dijalankan Pemerintah Daerah, kelompok komunitas juga mulai ambil bagian membantu.

Komunitas Lawan Libas COVID-19 atau KILLCOVID-19 luncurkan layanan Home Delivery dan Home Care untuk bantu Lansia mendapat layanan vaksin Covid-19.

Layanan ini mengacu pada program pemerintah untuk memberikan vaksin pada 10.000 Lansia hingga mencapai angka 70 persen herd immunity.

Ketua KILLCOVID-19 Surabaya dr Inna Widjayanti MH menerangkan, layanan ini memungkinkan Lansia mendapat vaksin lebih mudah.

"Permasalahan vaksin pada lansia sebetulnya buka pada penyakit bawaan, tapi keterbatasan dan penolakan. Ada lansia yang menolak vaksin karena takut, ada pula yang tidak mendapat informasi jelas," terang Inna dalam konferensi peresmian program 10.000 Lansia untuk Negara di Auditorium National Hospital Surabaya, Rabu (21/4/2021).

Inna melanjutkan, Lansia dipilih sebagai pasien prioritas selanjutnya yang mendapat vaksin lantaran angka sakit, kecacatan, dan kematian lebih besar daripada anak muda.

"Sehingga pasien Lansia di atas 60 tahun itu memang lebih rentan terkena penyakit dan virus apabila sistem imun dalam dirinya tidak kuat," ujarnya.

Dalam layanan Home Delivery, pasien Lansia tidak perlu repot datang ke rumah sakit.

Cukup masuk data dalam komunitas Lansia seperti, panti wredha atau lainnya, kemudian akan mendapat layanan vaksin langsung di lokasi pendataan.

"Atau pada pilihan kedua yakni, Home Care, pasien Lansia akan dijemput dan dibawa ke pusat vaksinasi seperti, rumah sakit," jelas Inna.

Menurut Inna, saat ini Lansia yang sudah menerima vaksin tidak lebih dari 10 persen dari target herd immunity diminta pemerintah.

Layanan ini rencananya dapat rampung selama 10 hari sejak vaksinasi diterima oleh rumah sakit yang bekerja sama dengan program 10.000 Lansia untuk Negara.

"Maka dari itu, di Surabaya kami bekerja sama dengan enam rumah sakit yang terbukti kompeten dalam melayani pasien lansia. Di antaranya, National Hospital Surabaya, RS Adi Husada Undaan Wetan, RSAL Dr Ramelan, RKZ Surabaya, Rumah Sakit Darmo, dan Rumah Sakit Gotong Royong," tutup Inna.

Penulis: Akira Tandika
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved