Breaking News:

Berita batu Hari Ini

Kronologi Kejari Batu Ajukan Permohonan Pembatalan Perkawinan, Gara-Gara Kawin Lagi Tanpa Izin Istri

Kasus permohonan pembatalan perkawinan ke Pengadilan Agama Kelas IA Malang ini menjadi kasus pertama kali terjadi di Kejari Batu.

SHUTTERSTOCK
ILUSTRASI 

SURYAMALANG.COM, BATU – Kronologi di balik langkah Kejari (Kejaksaan Negeri) Batu mengajukan permohonan pembatalan perkawinan ke Pengadilan Agama Malang diungkap Kepala Kejaksaan Negeri Batu, Supriyanto.

Seperti diberitakan sebelumnya, Kejari Batu melalui Seksi Perdata Tata Usaha Negara (Datun) mengajukan permohonan pembatalan perkawinan ke Pengadilan Agama Kelas IA Malang, Rabu (21/4/2021).

Kasus ini menjadi kasus pertama kali terjadi di Kejari Batu.

Seperti apa kronologi hingga ada permohonan pembatalan perkawinan ini ?

Rupanya permohonan pembatalan perkawinan ini berkaitan dengan sebuah kasus pidana yang telah divonis sebelumnya.

Dijelaskan Supriyanto, awalnya Kejaksaan Negeri Batu melaksanakan penuntutan terhadap seorang terdakwa yang telah divonis bersalah oleh Pengadilan Negeri Kelas IA Malang Nomor: 413/Pid.B/2020/Pn.Mlg pada 30 September 2020.

Terdakwa yang merupakan warga Kecamatan Bumiaji, Kota Batu itu divonis bersalah melanggar pasal Pasal 279 ayat (1) KUHP. Kasus tersebut adalah limpahan dari Polres Batu.

“Termohon ini sebelumnya telah ditetapkan sebagai terpidana oleh Pengadilan Negeri Malang. Ia mengaku masih perjaka saat mengajukan persyaratan perkawinan,” kata Supriyanto.

Termohon juga mengaku belum pernah kawin sebelumnya.

Padahal, termohon telah memiliki istri yang sah.

Halaman
1234
Penulis: Benni Indo
Editor: Dyan Rekohadi
Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved