Breaking News:

Berita Persebaya Hari Ini

Pelatih Kiper Persebaya Kaget Soal Kabar Duka Wafatnya Legenda Kiper Indonesia Listianto Rahardjo

Pelatih Kiper Persebaya Kaget Soal Kabar Duka Wafatnya Legenda Kiper Indonesia Listianto

Penulis: Khairul Amin | Editor: eko darmoko
superball
Logo Garuda di Jersey Timnas Indonesia. 

SURYAMALANG.COM, SURABAYA- Pelatih kiper Persebaya Surabaya Benyamin Van Breukelen (Beny) mengenang sosok Listianto Rahardjo yang meninggal kemarin, Selasa (20/4/2021) malam pukul 23.00 Wib.

Beny mengaku kaget mendengar kabar duka tersebut yang ia terima di grup para penjaga gawang legenda.

"Tadi pagi pukul 3.30 Wib bangun, WA di HP kok bunyi terus, saya lihat kabar duka Listianto Rahardjo meninggal," cerita Beny pada SURYAMALANG.COM, Rabu (21/4/2021).

"Saya kaget, kayak gak yakin saja dengan kabar itu. Padahal dua hari lalu saya cek dia punya YouTube. Dia kan lagi di Solo ngelatih U-20 Bhayangkara FC," tambah sosok asal Medan itu.

Beny tidak menyangkal, meski usianya lebih senior dengan almarhum, terpaut 7 tahun, Listianto Rahardjo merupakan teman baiknya.

Meski usia terpaut cukup jauh, Beny katakan dua kali kesempatan bisa merasakan pemusatan Timnas Indonesia sama-sama.

"Sama-sama TC ke Jerman tahun 1989, dulu lumayan banyak, ada 8 kiper. Juga TC SEA Games 1991," sebut Beny.

Mengenai kabar duka yang diterima di grup para penjaga gawang legenda.

Dituturkan Beny, berdasarkan informasi yang disampaikan Maulana, eks pelatih penjaga gawang Bhayangkara FC dalam grup tersebut, satu jam sebelum meninggal, Maulana masih bersua dan berbincang dengan almarhum Listianto Rahardjo.

"Kabar pertama dari Maulana, eks kiper Bhayangkara FC, mungkin karena Almarhum saat ini di Bhayangkara FC, jadi informasinya lebih cepat," jelas Beny.

"Informasi yang disampaikan Maulana di grup. Jam 10 malam Almarhum masih bertemu dan ngobrol-ngobrol. Terus beli rokok, tau-tau jam 11 itu Listianto dilarikan rumah sakit, cerita singkatnya seperti itu," tambahnya.

Sebelum kabar duka ini hadir, Beny sebelumnya tidak pernah mendengar kabar bahwa almarhum sakit.

"Gak ada kabar apa-apa, makanya awal saya kaget kabar duka ini, kayak tidak percaya," tutur Beny.

"Saya berdoa supaya almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah," pungkasnya.

Sumber: Surya Malang
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved