Breaking News:

Kapal Selam Nanggala Hilang

Wagub Emil Sebut Belum Dapat Laporan Terkait Warga Jatim yang Hilang di Kapal Selam KRI Nanggala-402

Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyampaikan keprihatinannya atas hilangnya kontak KRI Nanggala-402 di perairan Bali.

Penulis: Fatimatuz Zahro | Editor: isy
SURYAMALANG.COM/Benni Indo
Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak. 

Berita Surabaya Hari Ini
Reporter: Fatimatuz Zahro
Editor Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | SURABAYA - Wakil Gubernur Jawa Timur, Emil Elestianto Dardak, menyampaikan keprihatinannya atas hilangnya kontak KRI Nanggala-402 di perairan Bali.

Atas kejadian tersebut, ia berdoa agar KRI Nanggala bisa segera ditemukan. 

Lebih lanjut mantan Bupati Trenggalek ini menegaskan bahwa sampai saat ini Pemprov Jatim belum resmi mendapatkan laporan terkait nama-nama warga Jatim yang berada di kapal KRI Nanggala-402. 

“Mohon izin, saat ini kapal tersebut sudah dapat atensi tertinggi dari semua pihak. Terkait ini, kami belum dapat laporan terkait adanya saudara kita dari Jatim yang ada di situ, yang ada di dari pencarian kapal tersebut,” tegas Emil, Kamis (22/4/2021), saat diwawancara seusai menerima Konjen Australia di Grahadi. 

Sebagaimana diketahui hingga siang ini, belum ada kepastian terkait Kapal Selam KRI Nanggala 402 yang hilang kontak di perairan Bali, Rabu (21/4/2021) sekitar pukul 03.00 WIB.

KRI Nanggala 402 semula ikut dalam skenario latihan penembakan yang rencananya dihadiri Panglima TNI dan Kepala Staf TNI AL (KSAL) Laksamana Yudho Margono.

Namun akhirnya rencana keberangkatan tersebut batal seiring perisitiwa hilangnya KRI Nanggala.

Kapal selam buatan Jerman tahun 1978 itu diperkirakan hilang di perairan sekitar 60 mil atau sekitar 95 kilometer dari utara Pulau Bali.

Diduga, KRI Nanggala berada di palung di kedalaman 700 meter laut Bali.

Dalam upaya pencarian kapal selam tersebut, Indonesia kini telah meminta bantuan dua negara sahabat, yakni Singapura dan Australia.

Kedua negara tersebut diharapkan dapat membantu pencarian dengan menggunakan kapal penyelamat kapal selam.

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved