Breaking News:

Berita Malang Hari Ini

Gali Potensi Pemuda Bertalenta, Wagub Emil Dardak Ajak Mileneal Job Center Kolaborasi dengan UMKM

Wagub Emil Dardak mengajak anggota Mileneal Job Center (MJC) dan pelaku UMKM untuk menjalin kolaborasi di Bakorwil III Kota Malang.

Pemkot Malang
Gubernur Jawa Timur Emil Dardak melakukan kerjasama dengan stakeholder dan UMKM dalam mendukung program MJC dari Pemprov Jatim, Jumat (24/4/2021). 

Berita Malang Hari Ini
Reporter: Rifky Edgar
Editor Irwan Sy (ISY)

SURYAMALANG.COM | MALANG - Guna membangun Sumber Daya Manusia (SDM) generasi pemuda Jawa Timur ke depan, Wakil Gubernur Jatim, Emil Dardak, mengajak anggota Mileneal Job Center (MJC) dengan beberapa pelaku UMKM dan stakeholder untuk menjalin kolaborasi di Bakorwil III Kota Malang, Jumat (23/4/2021).

MJC sendiri merupakan talenta dari program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Timur sebagai wadah pertukaran informasi dan jaringan di antara klien, mentor dan talenta. 

Suami dari artis Arumi Bachsin itu mengatakan, dengan adanya kolaborasi tersebut, diharapkan skill dan kemampuan para milenial dapat disalurkan sebagai tenaga profesional yang handal. 

Oleh karenanya Pemprov Jawa Timur pun menjalin kerja sama dengan beberapa stakeholder untuk mendukung program MJC ke depan.

"Jadi ini adalah sinergi antara perusahaan besar dan UMKM. Pemprov Jawa Timur memfasilitasi itu melalui MJC, karena pekerjaan masa depan banyak yang bukan dalam wujud pekerjaan tetap. Tapi justru perusahaan mencari jasa pekerja lepas profesional atau disebut freelance," ucapnya.

Emil pun menargetkan dengan ada kolaborasi ini nantinya dapat bermunculan talenta yang kan menjadi freelance profesional, yakni dapat memenuhi kebutuhan klien, yang dalam hal ini bisa stakeholder, perusahaan maupun UMKM.

"Semoga saja MJC ini menjadi salah satu tolak ukur di Jawa Timur dalam melakukan kolaborasi dan pengembangan usaha dalam bentuk digital," ucapnya.

Meski demikian, Emil sendiri memahami para talenta tersebut menghadapi tantangan yang berat. 

Selain pandemi, Emil menyebut tantangan yang terberat justru dari pola pikir atau mindset dari talenta itu sendiri. 

"Tantangan tentu adalah ini transformasi ada prosesnya. Tidak langsung tiba tiba bisa menyadari. Proses merubah mindset bukan sesuatu yang instan. Makanya kita libatkan beberapa elemen, seperti biro perekonomian melibatkan Dinas Koperasi dan UMKM atau Disperindag. Karena ini bukan hanya sekedar proyek penyediaan lapangan kerja, tapi peningkatan daya saing UMKM dan industri kita," tandasnya.

Penulis: Mochammad Rifky Edgar Hidayatullah
Editor: isy
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved